Kinerja Spektakuler, PHI Catat Kenaikan Laba 19% dan Rekor Keselamatan Kerja Terbaik
JAKARTA, Investortrust.id - PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI), anak usaha PT Pertamina Hulu Energi (PHE) subholding upstream sepanjang 2024 mencatat realisasi produksi minyak 44,27 ribu barel minyak per hari (MBOPD) dan produksi gas 526,04 juta standar kaki kubik gas per hari (MMSCFD). Selain itu, laba melonjak 19% dan menorehkan capaian bidang keselamatan kerja terbaik dalam 5 tahun terakhir.
Hal itu terungkap dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PHI dengan agenda penyampaian kinerja perusahaan selama tahun buku 2024 di Jakarta, dikutip dalam keterangannya, Senin (23/6/2025).
RUPST dihadiri jajaran dewan komisaris dan dereksi PHI serta perwakilan pemegang saham PT Pertamina Hulu Energi (PHE) dan PT Pertamina Pedeve Indonesia.
Direktur Utama PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) Sunaryanto mengatakan, PHI berhasil membukukan peningkatan laba 19% pada 2024 dibandingkan 2023. "Hal ini seiring implementasi strategi selective investment yang terukur dan berorientasi pada optimalisasi nilai serta efisiensi operasional," kata dia.
Pencapaian tersebut merupakan hasil kinerja konsolidasi tiga anak perusahaan PHI, yaitu Pertamina Hulu Mahakam (PHM), Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS), dan Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) yang beroperasi di wilayah-wilayah kerja migas di Kalimantan Timur.
"Pencapaian ini merupakan wujud komitmen perusahaan untuk berinvestasi pengeboran eksplorasi dan eksploitasi, serta menjalankan sinergi kuat di antara anak usaha dan afiliasi PHI dalam menjaga keberlanjutan produksi migas demi ketahanan energi nasional," kata dia.
Baca Juga
Dia mengatakan, PHI menyelesaikan pengeboran satu sumur eksplorasi serta 150 sumur pengembangan atau eksploitasi. Selain itu, perusahaan melampaui target pekerjaan workover dengan menyelesaikan 426 pekerjaan dari target 400 pekerjaan, yang menunjukkan efektivitas operasional di lapangan.
PHI juga menorehkan capaian signifikan di bidang keselamatan kerja dengan angka total recordable incident rate (TRIR) terendah dalam 5 tahun terakhir, yang mencerminkan penguatan budaya keselamatan kerja secara konsisten. TRIR sebesar 0,04, jauh di bawah batas toleransi 0,21.
“Pencapaian TRIR 2024 ini menjadi rekor terbaik yang kami capai dalam 5 tahun terakhir dan menunjukkan keberhasilan langkah yang telah diambil perusahaan dalam manajemen keselamatan,” imbuh Anto.
Perusahaan juga telah mencapai 59,41 juta jam kerja selamat tanpa insiden sejak 5 November 2023, mencerminkan penerapan budaya keselamatan kerja yang tinggi.
Anto, sapaan akrab Sunaryanto, menegaskan bahwa di PHI, keselamatan kerja menjadi fondasi utama dalam mendukung keberhasilan bisnis migas perusahaan. PHI meyakini bahwa kinerja keselamatan yang unggul akan mendukung keberhasilan dan keberlanjutan operasi dan bisnis migas perusahaan.
Baca Juga
Pertamina EP Paparkan Capaian Operasional 22 Lapangan di 13 Provinsi
"Oleh karena itu, kami menjalankan operasi migas yang selamat, andal, ramah lingkungan, dan patuh terhadap seluruh peraturan yang berlaku, sejalan penerapan prinsip dan kinerja environmental, social, and governance atau ESG, perusahaan,” ujarnya.
Sejalan dengan aspirasi dan kebijakan PT Pertamina (Persero) selaku holding dan PHE selaku subholding upstream terkait penurunan emisi karbon serta pengelolaan lingkungan, PHI berhasil mengurangi 153.620 ton setara CO₂ (CO₂eq), melampaui target 118.500 ton CO₂eq. Selain itu, PHI melalui anak-anak perusahaannya berhasil meraih penghargaan Proper Hijau untuk tiga lapangan, yakni PHM, PHKT Daerah Operasi Bagian Selatan (DOBS), dan PHKT Daerah Operasi Bagian Utara (DOBU).
Konsistensi PHI dalam menerapkan prinsip ESG dalam operasi hulu migas tercermin melalui pelaksanaan 74 program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), dengan total anggaran Rp 36,4 miliar. Secara keseluruhan, program-program tersebut telah memberikan manfaat kepada 36.942 individu, yang terdiri dari 11.769 penerima manfaat langsung, 25.081 penerima manfaat tidak langsung, serta 92 penyandang disabilitas yang juga menerima manfaat secara langsung.

