KAI Commuter Borong 35 KRL dari Inka Senilai Rp 6,06 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – PT Kereta Commuter Indonesia atau KAI Commuter menjalin kerja sama dengan PT Inka (Persero) untuk pengadaan sarana Kereta Rel Listrik (KRL) dengan nilai investasi Rp 6,06 triliun di tahun 2023 dan 2024.
Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba menyatakan, melalui PT INKA pihaknya memesan 35 trainset KRL. Di luar itu pihaknya juga mengimpor 3 trainset dari CRRC Sifang Co., Ltd, China dengan nilai investasi Rp 783 miliar.
Total tambahan 38 traisent dari dalam maupun luar negeri tersebut bertujuan melayani sekitar 900-950 ribu lebih pengguna Commuter Line Jabodetabek.
Baca Juga
Stasiun Kereta Cepat Padalarang Kini Punya 2 Layanan Intermoda Baru
“Dalam proses pengadaan tersebut KAI Commuter melakukan kerja sama pengadaan sarana KRL baru dan pengadaan Sarana KRL Retrofit,” kata Anne dalam keterangannya, Rabu (7/2/2024).
Secara rinci disampaikan Anne, dalam kerja sama dengan PT Inka (Persero) terdapat pekerjaan pengadaan 16 trainset sarana KRL baru dengan total investasi sebesar Rp3,83 triliun dan pengadaan 19 trainset sarana KRL Retrofit dengan total investasi lebih dari Rp 2,23 triliun.
“Kerja sama pengadaan sarana KRL ini, terutama dengan PT Inka (Persero) merupakan komitmen KAI Commuter dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan produksi dalam negeri serta substitusi impor melalui Program Peningkatan Pengguna Produk Dalam Negeri (P3DN),” ujar Anne.
Baca Juga
Terjadi Sejumlah Kecelakaan KA, Menhub Tekankan Aspek Keselamatan Perkeretaapian
Sementara terkait kerja sama dengan INKA dan CRRS Sifang, Anne bilang pihaknya mengutamakan pada time delivery dan spesifikasi teknis yang sudah ditentukan.
‘’KAI Commuter akan terus berkoordinasi dengan PT Inka (Persero) dan CRRC Sifang untuk memastikan proses pengadaan Sarana KRL sesuai dengan jadwal pekerjaan yang telah disepakati,” ucap Anne.
