Begini Cerita Bakrie & Brothers (BNBR) Gandeng Pertamina untuk Kembangkan IKN
JAKARTA, investortrust.id – Chief Executive Officer (CEO) PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), Anindya Novyan Bakrie membeberkan latar belakang kerja sama pengembangan pusat infrastruktur bersama (shared hub) di Ibu Kota Nusantara (IKN) dan International Institute of Sustainability Indonesia (IISI) antara Bakrie & Brothers dan PT Pertamina (Persero).
Kerja sama tersebut, menurut Anindya Bakrie, berawal dari perhelatan Indonesia Sustainability Forum (ISF) 2023 yang digelar Kadin Indonesia bersama Kemenko Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) pada 7-8 September tahun lalu.
Baca Juga
Pertamina NRE dan VKTR Kembangkan e-Mobility as a Service, Percepat Adopsi Mobilitas Berkelanjutan
“Jadi, kami berterima kasih kepada teman-teman Kadin yang selalu mendukung,” tutur Anindya pada acara penandatanganan memorandum of understanding (MoU) kerja sama pengembangan infrastruktur shared hub di IKN dan pengembangan IISI antara Pertamina dan PT Bakrie & Brothers Tbk di Grha Pertamina, Jakarta, Selasa (26/3/2024).
Dari ISF 2023, kata Anin, cerita tentang pembangunan berkelanjutan terus bergulir. “Kami waktu itu bertemu pimpinan-pimpinan negara, termasuk Pak Bambang (Ketua Otorita IKN, Bambang Susantono), lalu kami patenkan kerja sama ini,” ujar dia.
Sepekan setelah itu, Anindya Bakrie dan sejumlah pengurus Kadin Indonesia bertemu Presiden Jokowi di sela-sela penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) di San Francisco, California, AS, pada 14-16 November 2023.
Kemudian muncul ide untuk menggandeng Stanford University, AS. Mereka memulainya dengan Stanford Research Project. “Riset dengan Stanford University mencakup empat bidang, yakni low carbon development, carbon financing, bluefood, dan IKN,” papar Anindya yang merupakan alumni S2 Stanford Business School.
Anin mengaku merasa bangga dan terhormat bisa bekerja sama dengan Pertamina, yang juga berencana mengembangkan green silicon valley Indonesia. Apalagi kerja sama itu melibatkan IKN.
“Saya merasa terhormat bisa bekerja sama dengan salah satu perusahaan terbesar di dunia. Terlebih Pertamina dipimpin oleh salah satu perempuan paling powerful di dunia,” tegas Anin.
Tidak Main-Main
Sementara itu, Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati menjelaskan, kolaborasi antara Pertamina dan Bakrie & Brothers tersebut merupakan salah satu upaya untuk memastikan keberhasilan pengembangan IISI sebagai penggerak utama IKN.
“Kerja sama ini sangat menarik karena melibatkan pemerintah, swasta, dan universitas global, yaitu Stanford University. Ini merupakan langkah awal dari journey kami dalam membangun IISI,” ujar Nicke Widyawati pada acara penandatanganan MoU tersebut.
Baca Juga
Bukan ‘Omon-Omon’, Bakal Ada Mobil Terbang ‘Made in’ Korea dan China di IKN
Nicke menambahkan, kehadiran Stanford University akan memperkaya apa yang akan dibangun bersama. “Terima kasih kepada Mas Anin (Anindya Bakrie) yang bisa menjembatani dan membawa Stanford untuk datang dan memberikan keyakinan kepada kita semua bahwa kita tidak main-main, bahwa kita serius di sini, karena kita bisa menggandeng universitas kelas dunia di IKN,” tandas dia.
Pengembangan IISI, menurut Nicke, merupakan fondasi yang sangat penting, mengingat Indonesia sudah memiliki banyak sumber daya alam, dari energi fosil, energi baru, hingga energi terbarukan untuk mencapai target Net Zero Emission (NZE) pada 2060.

