Bos Nvidia Lobi Jepang Tambah Pasokan Listrik untuk Kebutuhan AI
TOKYO, investortrust.id – CEO Nvidia Jensen Huang bertemu Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba. Agenda itu menjadi upaya bos Nvidia untuk mendorong peningkatan pasokan energi Jepang guna memenuhi kebutuhan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang terus berkembang.
Dalam pernyataan seusai pertemuan, Huang menyebut, Jepang memiliki posisi strategis dalam pengembangan AI global berkat kepemimpinannya di bidang robotika dan manufaktur industri. Namun, ia menekankan bahwa pertumbuhan teknologi ini akan bergantung pada ketersediaan energi.
Baca Juga
“Negara ini perlu membangun infrastruktur baru. Energi sangat penting bagi seluruh pertumbuhan industri," kata Huang dikutip dari Bloomberg, Selasa (22/4/2025).
Jepang yang memiliki sumber daya alam terbatas tengah menghadapi dilema antara kebutuhan listrik besar dari pusat data dan tantangan untuk menghidupkan kembali reaktor nuklir pasca-tragedi Fukushima. Di sisi lain, biaya impor bahan bakar fosil pun terus meningkat.
Huang menyinggung pentingnya energi dalam proses menghasilkan kecerdasan melalui sistem komputasi AI, yang membutuhkan daya besar untuk pelatihan dan pemrosesan data.
Baca Juga
Nvidia Merugi Hingga Rp 93 Triliun Akibat Batasan Ekspor Chip AI
Sebagai bagian strategi energi dan negosiasi perdagangan dengan Amerika Serikat (AS), Jepang mempertimbangkan investasi dalam proyek gas alam cair (LNG) senilai US$ 44 miliar di Alaska.
Langkah ini diharapkan dapat membantu Negeri Sakura itu menjamin pasokan energi jangka panjang untuk mendukung transformasi digital dan pertumbuhan sektor teknologi. (C-13)

