Proyek Giant Sea Wall-Desain Legislatif-Yudikatif IKN Dipresentasikan ke Prabowo Pekan Depan
JAKARTA, investortrust.id – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan, pihaknya segera mempresentasikan hasil pembahasan proyek tanggul laut raksasa (Giant Sea Wall/GSW) dan desain kawasan legislatif-yudikatif di Ibu Kota Nusantara (IKN) kepada Presiden Prabowo Subianto pekan depan.
Sebagaimana diberitakan, Presiden Prabowo Subianto telah berangkat ke lima negara, yakni Uni Emirat Arab (UEA), Turkiye, Mesir, Qatar, dan Yordania sejak Rabu (9/4/2025) hingga pekan depan.
“Kita masih diskusikan (proyek) dengan seluruh kementerian terkait. Nanti baru disampaikan ke Pak Presiden setelah beliau pulang dari lawatannya. Terus tergantung beliau maunya seperti apa,” kata Dody saat ditemui di kantor Kementerian PU, Jakarta Selatan, Jumat (11/4/2025).
Baca Juga
Proyek Giant Sea Wall Baru Kick-Off, Menteri PU Belum Hitung Anggarannya
Dia menyampaikan, hasil pembahasan terkait reviu desain kawasan legislatif-yudikatif di IKN akan dipresentasikan pada saat Presiden Prabowo ketika sudah tiba di Indonesia. “Waktu pastinya belum, tetapi saya yakinnya mesti begitu. Kan mesti didiskusikan secara komprehensif dengan beliau (Presiden Prabowo),” tutur Dody.
Diberitakan sebelumnya, Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PU Lilik Retno Cahyadiningsih menyampaikan, Institut Teknologi Bandung (ITB) ikut membahas desain pembangunan proyek strategis nasional (PSN) Giant Sea Wall yang akan dilaksanakan di empat titik Pulau Jawa, yaitu Jakarta, Cirebon, Semarang, hingga Demak.
“Hari ini kita akan mendengarkan paparan dari ITB mengenai bagaimana desain Giant Sea Wall tersebut. Namun, itu (tanggul laut raksasa) nanti dibentuk oleh Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) untuk siapa berbuat apanya dan timeline-nya seperti apa,” kata Lilik beberapa waktu lalu.
Baca Juga
Siap Sokong Ibu Kota Politik 2028, Bandara VVIP IKN Rampung 100%
Lilik mengungkapkan, piloting project GSW akan fokus di empat titik Pulau Jawa. “Kalau kemarin yang dibahas di awal itu masih di Jakarta, kemudian Semarang, Demak, Cirebon,” tambah dia.
Sekadar informasi, Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti telah mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto sangat mengapresiasi perubahan atau reviu desain kawasan legislatif dan yudikatif di IKN yang ditargetkan rampung pada 2028 mendatang.
“Beliau (Presiden Prabowo) kemarin menyampaikan ke saya, ‘Saya nanti akan ke IKN setelah Lebaran ya.’ Terus yang (reviu) desain legislatif dan yudikatif, beliau menyampaikan sudah cukup bagus, nanti kita tinggal presentasi lagi kepada beliau,” jelas Diana beberapa waktu lalu.

