Selain Tenaga Kesehatan, Menteri Ara akan Alokasikan Rumah FLPP bagi Profesi Ini
JAKARTA, investortrust.id – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait berencana mengalokasikan rumah subsidi dengan skema fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) sekitar 1.000 unit kepada wartawan di seluruh Indonesia.
“Tolong luangkan nanti pada waktunya, tolong pak (Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho) dicanangkan buat wartawan ya, saya minta alokasi pertama 1.000 (unit) dulu,” kata Ara, sapaan akrab Maruarar, saat acara Penandatanganan nota kesepahaman “Dukungan Perumahan untuk Perawat, Bidan, dan Tenaga Kesehatan” di Kantor Kementerian PKP, Wisma Mandiri, Jakarta, Kamis (27/3/2025).
Baca Juga
Seperti diketahui, pemerintah mencanangkan penyaluran rumah FLPP secara segmented ke masing-masing profesi pekerjaan seperti TNI/Polri, guru, nelayan, hingga petani. “Berkat arahan Menteri, kita sudah sampaikan alokasi untuk berbagai segmen profesi, ada guru, TNI/Polri, nelayan, petani, buruh, pekerja migran dan segmen-segmen yang lain,” jelas Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho
Sebelumnya, Komisioner BP Tapera menyebutkan, realisasi penyaluran rumah subsidi dengan skema FLPP akan mencapai 160.260 unit hingga 28 April 2025 yang direncanakan dilaksanakan prosesi penyerahan 30.000 rumah kepada tenaga kesehatan.
“Hari ini penyerahan rumah untuk segmen perawat, bidan, dan tenaga kesehatan, kurang lebih sudah teralokasi 160.260 unit,” kata Heru.
Dikatakan Heru, proses pembangunan rumah subsidi mulai dari 20 Oktober 2024 – 27 Maret 2025 telah mencapai 141.296 unit. “Kami laporkan juga mulai 20 Oktober Pak Prabowo menjalankan amanah sebagai Presiden hingga hari ini sudah terbangun (rumah FLPP) kurang lebih 141.296 unit, baik yang masih dalam proses pembangunan maupun yang sudah akad dan sudah tersalur pembiayaannya,” tambah dia.
Baca Juga
BP Tapera: 140.619 Rumah Subsidi Tersalurkan Hingga 26 Maret 2025
Dalam kesempatan yang sama, Kementerian PKP bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sepakat untuk menyalurkan rumah bersubsidi dengan skema FLPP sebanyak 30.000 unit ke tenaga kesehatan (nakes) di seluruh Indonesia.
Prosesi ini akan berlangsung di 8 titik pada 28 April 2025, mulai dari Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan Utara, Aceh, Papua, dan Sumatera Utara.
“Jadi, tolong dikosongkan waktu Pak Menteri Kesehatan (Budi Gunadi Sadikin), Menteri Bappenas (Rachmat Pambudy) dan Kepala BPS (Amalia Adininggar Widyasanti) ya, pada 28 (April 2025) kita serah terima kepada bidan, perawat, dan tenaga kesehatan,” ucap Menteri PKP, Maruarar Sirait.

