Menteri Ara Alokasikan 4.000 Rumah Subsidi dan 496 Unit BSPS di Singkawang pada 2026
Poin Penting
|
SINGKAWANG, investortrust.id — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait (Ara) mengalokasikan 4.000 unit rumah subsidi serta renovasi 496 unit rumah melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk Kota Singkawang, Kalimantan Barat (Kalbar) pada 2026.
“Tidak boleh sawah dijadikan rumah. Kita tetap jaga ketahanan pangan, tapi pembangunan rumah rakyat harus jalan. Kalau Ibu Wali Kota minta 3.000 rumah, saya kasih 4.000 (rumah subsidi, red) supaya semangatnya lebih tinggi,” kata Ara dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, dikutip Kamis (5/3/2026).
Direktur Jenderal (Dirjen) Kawasan Permukiman Kementerian PKP, Fitrah Nur menambahkan, pada 2026 terdapat 496 unit rumah di Singkawang yang akan direnovasi melalui program BSPS.
“Tahun 2025, ada 25 rumah yang mendapat BSPS di Singkawang, tahun ini jadi 496 rumah di Singkawang yang direnovasi. Sedangkan di Kalbar, pada tahun 2025 sebanyak 3.096 unit rumah direnovasi jadi 13.000 untuk BSPS di Kalbar tahun 2026,” jelasnya.
Baca Juga
Kawah Anugerah Properti Targetkan Bangun 6.000 Rumah Subsidi di 2026
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menuturkan, keberhasilan kepala daerah dapat diukur dari kemampuannya menurunkan angka kemiskinan melalui program perumahan dan pemberdayaan ekonomi.
“Program perumahan ini jelas mengurangi kemiskinan. Kementerian PKP banyak membuat terobosan, baik lewat APBN maupun non-APBN. Kami di Kemendagri mendukung dengan BPHTB dan PBG gratis, serta pajak PPh dan KUR yang dinolkan. Ekosistem ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 2% secara nasional,” tuturnya.

