Rekayasa Lalu Lintas One Way Tol Japek Mulai Diberlakukan di KM 70-KM 188
CIKAMPEK, investortrust.id – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) telah memberlakukan rekayasa lalu lintas (lalin) satu arah atau one way mulai hari ini Kamis (26/3/2025) atas diskresi kepolisian guna mengurai peningkatan volume lalu lintas (VLL) pada periode arus mudik libur Lebaran 2025/1446 hijriah.
“Rekayasa lalu lintas one way tersebut dibuka dari KM 70 ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek sampai KM 188 Ruas jalan Tol Cikopo-Palimanan pada pukul 11.45 WIB. Terpantau volume lalu lintas menuju arah Timur Trans0 Jawa mulai meningkat,” kata Vice President Corporate Secretary & Legal PT JTT Ria Marlinda Paallo dalam keterangan resmi, dikutip Kamis (27/3/2025).
Baca Juga
Ini Antisipasi Jasa Marga Cegah Macet di Pintu Masuk-Keluar Jalan Tol
Dikatakan Ria, pihaknya mengimbau pengguna jalan tol Trans-Jawa untuk mengutamakan keselamatan, mempersiapkan diri sebelum memasuki perjalanan di jalan tol. “Pastikan diri dan kendaraan dalam kondisi prima, memastikan kecukupan daya, BBM dan saldo uang elektronik, serta mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas di lapangan,” tuturnya.
Sebelumnya, PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) mencatat sebanyak 763.679 kendaraan telah meninggalkan wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi (Jabotabek) periode H-10 (21 Maret 2025) hingga H-6 (25 Maret 2025) libur Lebaran.
Diketahui, capaian tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat gerbang tol (GT) utama, yaitu GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), GT Cikampek Utama (arah Trans-Jawa), dan GT Kalihurip Utama (arah Bandung).
“Total volume lalin yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini naik 7,2% jika dibandingkan periode libur Idulfitri 2024, yakni 712.527 kendaraan atau naik 7,4% dibandingkan dengan lalin normal 711.338 kendaraan,” kata Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga, Lisye Octaviana dalam keterangan pers yang diterima pada Rabu (26/3/2025).
Untuk distribusi lalu lintas, lanjut Lisye, meninggalkan Jabotabek menuju ketiga arah, yakni mayoritas sebanyak 358.099 kendaraan (46,9%) menuju arah Timur (Trans-Jawa dan Bandung), 237.016 kendaraan (31,0%) menuju arah Barat (Merak), dan 168.564 kendaraan (22,1%) menuju arah Selatan (Puncak).
Baca Juga
H-7 Lebaran, Jasa Marga Catat Lebih dari 603.000 Kendaraan Keluar dari Jabotabek
Mudik ke arah timur (Trans-Jawa & Bandung)
Untuk lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Tol Trans-Jawa melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) sebanyak 204.631 kendaraan, meningkat sebesar 48,8% dari lalin normal.
Sedangkan, lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang, dengan jumlah 153.468 kendaraan, turun sebesar 5,8% dari lalin normal.
“Total lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Tol Trans-Jawa dan Bandung melalui kedua GT tersebut sebanyak 358.099 kendaraan, meningkat sebesar 19,2% dari lalin normal,” sebut Lisye.
Mudik Ke arah barat (Merak)
Dikatakan Lisye, arus lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Merak melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak sebanyak 237.016 kendaraan, lebih rendah 0,5% dari lalin normal.
Baca Juga
Jasa Marga Catat 59.500 Kendaraan Mengaspal di Tol Belmera di H-8 Lebaran 2025
Mudik ke arah selatan (Puncak)
Sementara itu, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jabotabek menuju arah Puncak melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 168.564 kendaraan, lebih rendah sebesar 2,4% dari lalin normal.

