Rekayasa Lalu Lintas 'Contraflow', 'One Way', dan Gage Mulai Diberlakukan Hari Ini
JAKARTA, investortrust.id – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyampaikan, rekayasa lalu lintas (lalin), mulai contraflow, ganjil-genap (gage), dan one way, mulai diberlakukan pada hari ini Kamis (27/3/2025) pukul 14.00 WIB guna mengantisipasi kepadatan lalin di jalur darat jelang puncak arus mudik Lebaran yang diprediksi pada Jumat (28/3/2025).
“Mulai Kamis 27 Maret 2025 pukul 14.00, diterapkan rekayasa lalu lintas untuk kelancaran arus mudik Lebaran. Penerapan rekayasa ini bersifat situasional dan dilakukan berdasarkan diskresi Polri menyesuaikan kondisi kepadatan lalu lintas di lapangan,” tulis akun instagram @kemenhub151, dikutip Kamis (27/3/2025).
Baca Juga
Jasamarga Catat Peningkatan Volume Kendaraan di GT Trans Jawa saat Arus Balik Lebaran, Cek Datanya
Berdasarkan catatan investortrust.id, Kemenhub telah memprediksi, tren pergerakan pemudik yang menggunakan kendaraan mobil pribadi sebanyak 33,69 juta unit sepanjang periode libur Lebaran 2025/1446 hijriah.
“Potensi kepadatan mobil pribadi akan terjadi di semua jalan tol, baik di Jawa maupun luar Jawa, utamanya di Tol Trans-Jawa. Dari total pengguna mobil pribadi sebanyak 33,69 juta kendaraan, sebesar 23,6% atau 7,95 juta kendaraan akan menggunakan Tol Trans-Jawa sebagai jalur utama yang akan dilalui,” kata Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi dalam rapat kerja (raker) bersama Komisi V DPR di Gedung Parlemen, Jakarta, Selasa (11/3/2025) lalu.
Baca Juga
Puncak Arus Balik, 715.585 Kendaraan Lintasi Ruas Tol Astra Infra
Adapun dengan diberlakukannya work from anywhere (WFA), lanjut Dudy, tren pergerakan arus mudik menggunakan mobil pribadi terjadi pergeseran keberangkatan pada H-7 hingga H-5 dengan puncak keberangkatan pada H-3 Lebaran atau 28 Maret 2025 sekitar 10,3% atau 3,47 juta orang.
“Kemudian puncak arus balik diperkirakan terjadi pada H+5 setelah libur Lebaran, yakni pada Minggu 6 April (2025), sebesar 20,7% atau sebanyak 6,97 juta orang,” tuturnya.

