Beban Listrik Turun 30% Saat Idulfitri, PLN Siapkan Daya 67 GW
JAKARTA, investortrust.id - PT PLN (Persero) memperkirakan pada saat Idulfitri 2025 beban listrik secara keseluruhan akan turun sekitar 30% dibandingkan hari-hari biasa. Hal ini dikarenakan banyak kantor, pabrik, dan industri yang tutup untuk merayakan Lebaran 2025.
Direktur Distribusi PLN Adi Priyanto memandang ini sebagai hal yang wajar. PLN sendiri telah menyiapkan pembangkit dengan kapasitas 67 gigawatt (GW) untuk memastikan keandalan listrik di seluruh Tanah Air.
Baca Juga
Ini Jurus Pertamina dan PLN Antisipasi Antrean Mengular di SPBU dan SPKLU
“Kami perkirakan beban pembangkit itu nantinya akan 45 GW pada saat Idulfitri, tetapi pembangkitannya akan kita buat cukup, yaitu sebesar 67 GW. Kita masih punya cadangan yang sangat-sangat cukup, yaitu 22 GW atau sekitar 49%,” kata Adi dalam konferensi pers, di Jakarta, Kamis (20/3/2025).
Tidak hanya itu, Adi menyampaikan bahwa PLN juga telah menyiapkan energi primernya, seperti batu bara untuk PLTU. PLN menyiapkan batu bara sebanyak 22 hari operasi (HOP).
“Jadi sepanjang 22 hari itu kita jaga pasokannya. Selain itu, juga kami mempunyai pembangkit gas yang tersebar. Kami jaga 30 hari operasi, sehingga sangat cukup untuk menjaga keandalan pasokan,” ujar dia.
Baca Juga
Selain itu, PLN juga telah menyiapkan BBM untuk daerah-daerah terpencil dan daerah remote, yakni sebanyak 20 hari operasi. Pasalnya, pembangkit listrik di wilayah-wilayah tersebut masih menggunakan BBM.
“Selain itu, sebelumnya kami juga melakukan pemeliharaan-pemeliharaan pembangkit kira-kira 1 bulan lalu, sehingga pada saat Siaga Idulfitri, itu tidak akan ada pemeliharaan-pemeliharaan pembangkit, sehingga siap untuk beroperasi,” ungkap Adi.

