Dukung Program 3 Juta Rumah, Adaro 'Groundbreaking' 500 Hunian Gratis bagi MBR
TABALONG, Investortrust.id – Adaro Grup menggelar groundbreaking (pemancangan tiang pertama) yang menandai dimulainya pembangunan secara bertahap 500 rumah gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang direncanakan dilaksanakan di beberapa area sekitar wilayah operasional Adaro.
Upaya ini sebagai wujud komitmen mendukung program pemerintah “Gotong Royong Membangun Rumah Untuk Rakyat”. Keberadaan 500 rumah gratis ini juga diharapkan mempercepat pencapaian target program 3 juta rumah bagi MBR untuk memenuhi kebutuhan hunian layak dan terjangkau.
Seremoni dilakukan di Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan (Kalsel) oleh Direktur Jenderal Perumahan Perdesaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Imran, Direktur Pembinaan dan Pengusahaan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Surya Herjuna, Bupati Tabalong Muhammad Noor Rifani, dan Direktur PT Adaro Andalan Indonesia Tbk sekaligus Presiden Direktur PT Adaro Indonesia Priyadi.
Direktur PT Adaro Andalan Indonesia Tbk yang juga menjabat sebagai Presiden Direktur PT Adaro Indonesia Priyadi mengatakan, ketersediaan tempat tinggal layak merupakan kebutuhan dasar dan fondasi untuk kehidupan yang lebih baik bagi setiap orang.
Baca Juga
Fundamental Ekonomi Nasional Solid, Boy Thohir Borong Saham Adaro Andalan (AADI)
"Masih banyaknya masyarakat yang belum memiliki rumah layak huni, menggerakkan Adaro mendukung pemerintah dalam program ini melalui pembangunan secara bertahap 500 rumah gratis Adaro. Insyaallah tahun ini atau periode akan kita selesaikan 100 unit rumah," kata dia saat groundbreaking di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Kamis (20/3/2025).
Hal ini sekaligus merupakan bagian tanggung jawab sosial (corporate social responsibility) perusahaan yang tidak hanya membangun fisik rumah, tetapi diharapkan berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat di wilayah operasional Adaro sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui kepemilikian rumah layak.
"Kami mohon dukungan dari seluruh pihak sehingga tanpa kendala berarti, rumah gratis Adaro ini dapat diserahterimakan mulai akhir 2025 kepada masyarakat berpenghasilan rendah yang memenuhi syarat dan kriteria,” kata dia.
Sejalan komitmen pemerintah mengatasi backlog (kesenjangan) perumahan dan mempercepat akses hunian layak bagi rakyat, pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menetapkan program strategis nasional (PSN) di bidang perumahan dengan membangun 3 juta rumah bagi MBR.
Baca Juga
Adaro Minerals (ADMR) Ungkap Kenaikan Pendapatan di 2024 dan Target 2025
Dalam kesempatan yang sama, Dirjen Perumahan Perdesaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) Imran mengatakan, Kementerian PKP mengapresiasi PT Adaro Indonesia yang mendukung kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto terkait program 3 juta rumah di seluruh Indonesia, khususnya untuk masyarakat berpenghasilan rendah.
"Kami berharap akan memberi inspirasi kepada perusahaan-perusahaan lain di Indonesia untuk berperan aktif yang sama sehingga target pemerintah bisa tercapai," kata dia.
Dia mengatakan, pemerintah berkomitmen menyejahterakan masyarakat dalam menyiapkan perumahan berkualitas bagi seluruh lapisan. Tidak hanya masyarakat menengah ke atas, tetapi juga masyarakat berpenghasilan rendah. "Pemerintah memberi karpet merah kepada masyarakat, inilah saatnya masyarakat memiliki rumah dengan beragam fasilitas yang diberikan pemerintah," kata dia.
Dia mengatakan, pemerintah melalui Kementerian PKP berupaya melakukan terobosan dengan mempercepat pengurusan perizinan. "Ada yang dari bayar menjadi gratis. Dahulu PBG (persetujuan bangunan gedung) harus bayar retribusi, sekarang gratis. BPHTB (bea perolehan hak atas tanah dan bangunan) juga demikian, sekarang gratis," kata dia.
Selain itu, pajak pertambahan nilai PPN) sampai Juni 2025 juga 100% gratis. "Nanti dari Juli sampai Desember 50% diberikan fasilitas keringanannya. Makanya saya ingin sampaikan sekali lagi inilah saatnya masyarakat kita memiliki rumah," kata dia.
Sementara Direktur Pembinaan dan Pengusahaan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Surya Herjuna mengatakan selain memberikan kemanfaatan atas sumber daya alam, perusahaan tambang harus memberikan kemanfaatan untuk masyarakat sekitar.
"Jadi Kementerian ESDM menggerakkan pelaku usaha usaha pertambangan. Kita punya program banyak untuk sumber daya masyarakat, termasuk infrastruktur. Nah ini mungkin salah satu contoh yang dibangun oleh Adaro infrastruktur untuk masyarakat," kata dia.
Spesifikasi rumah
Setiap rumah gratis bagi MBR direncanakan dibangun di lahan seluas 60 m² dan dengan luas bangunan 36 m² yang terdiri dari dua kamar, ruang tamu, kamar mandi, dapur, dan teras, dengan rancangan desain modern dan fungsional.
Rumah-rumah ini akan dibagikan gratis kepada MBR yang memenuhi syarat dan kriteria. Kawasan-kawasan perumahan ini juga akan dilengkapi fasilitas umum gedung serbaguna, parkir umum, dan area terbuka untuk berkegiatan dan berkarya.
Baca Juga
Menteri Ara Ungkap PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) 'Groundbreaking' Rumah MBR Maret 2025
Adaro juga akan memanfaatkan fly ash dan bottom ash (FABA) dari sisa pembakaran batu bara sebagai salah satu campuran bahan bangunan untuk batako dinding dan paving block yang lebih berkualitas dengan spesifikasi ukuran dan uji kekuatan tekan sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI).
Sebagai rangkaian seremoni prosesi groundbreaking, acara ini ditutup syukuran di Masjid At-Thohir Desa Warukin, Kabupaten Tabalong Kalimantan Selatan, yang diisi kegiatan buka puasa bersama 225 anak yatim dan pesantren di sekitar wilayah Tabalong, serta turut dihadiri forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) Tabalong.

