Hashim Sebut Kebijakan Trump Timbulkan Kegaduhan Ekonomi Dunia
JAKARTA, investortrust.id- Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo mengatakan, terpilihnya Donald Trump sebagai presiden Amerika Serikat (AS) memunculkan kegaduhan bagi perekonomian dunia. Meski begitu, Hashim masih optimistis dengan perekonomian dunia karena meredanya konflik Ukraina dan Rusia.
“Ada kemungkinan besar bahwa perang di Ukraina akan berakhir dalam waktu singkat,” kata Hashim, dalam Indonesia Economic Outlook 2025, di Jakarta, Rabu (26/2/2025).
Baca Juga
Dia mengatakan, perdamaian yang terjadi antara Ukraina dan Rusia tidak lain karena kehadiran Trump. Dengan situasi damai, perubahan ekonomi global yang terjadi dapat menjadi peluang bagi perusahaan-perusahaan Indonesia dan dunia. “Ancaman perang dunia ketiga mungkin akan berkurang, ancaman perang nuklir jelas akan berkurang,” jelas dia.
Dilaporkan Al Jazeera, perdamaian Rusia dan Ukraina tampaknya masih jauh dari klaim yang dikemukakan Trump. Rusia menyebut telah menyampaikan keberatan terhadap penempatan pasukan perdamaian Eropa (NATO) ke Ukraina.
Baca Juga
Rusia telah berulang kali menyatakan menentang kehadiran pasukan NATO di Ukraina. Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan bahwa Moskow akan menganggap hal itu sebagai ancaman langsung terhadap kedaulatan Rusia.

