Kapasitas Investasi Danantara Capai Rp 1.700 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – Dengan total dividen BUMN yang mencapai sekitar Rp 170 triliun dan kemampuan leverage 10 kali, maka kapasitas investasi Danantara bisa mencapai Rp 1.700 triliun.
Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir menjelaskan, dividen seluruh BUMN yang berjumlah sekitar Rp 170 triliun akan disetorkan ke dalam investment body Danantara. „Jadi mulainya Danantara sudah punya Rp 170 triliun yang diberikan dari dividen operasional,” kata Pandu dalam pertemuan dengan pemimpin redaksi media massa di Jakarta, Minggu (23/2/2025).
Pandu menegaskan, Presiden menyebut bahwa nilai dividen itu bisa di-leverage, sampai 10 kali, dan konsepnya sebetulnya sangat umum dan sederhana. “Holding operation ini merupakan repayment capacity terhadap fund yang akan kita galang oleh teman-teman di investment holding. Leverage itu bisa mencapai 10 kali, sehingga kapasitas investasinya bisa mencapai Rp 1.700 triliun. Itulah yang akan diinvestasikan ke sektor-sektor yang memiliki dampak terhadap pertumbuhan ekonomi,“ kata Pandu.
Menurut Pandu, konsep pemisahan antara operasional dan investasi itu sangat kuat. Sebab, kata dia, Danantara tidak mau risikonya tercampur karena bisa memberikan ketakutan di pasar, terutama BUMN yang sudah go public. “Karena itulah konsep Danantara membagi ke dalam konsep, operating holding dan investment holding. Supaya risikonya tidak tercampur, karena keduanya memiliki manajemen risiko yang berbeda,” tuturnya.
Baca Juga
Lebih lanjut Pandu menyatakan, sumber dana untuk menyuntik modal Danantara berasal dari nilai saham pemerintah yang ada di BUMN. Nilainya sekitar Rp 1.000 triliun, dari total modal konsolidasi BUMN sebesar Rp 3.000 triliun. Pengalihan itu nanti diatur melalui peraturan pemerintah (PP) untuk inbreng, yang diharapkan selesai Maret ini. “PP inbreng ini memindahkan seluruh kepemilikan pemerintah melalui menteri keuangan di BUMN ke Danantara,” kata dia.
Pandu menegaskan, proses inbreng dilakukan sebelum RUPS, agar kepemilikan BUMN yang akan RUPS nanti menjadi milik Danantara.
Baca Juga

