Hadiri Wisuda UI, Kepala BPKH: Jadilah Pribadi yang Berkontribusi Nyata untuk Indonesia
JAKARTA, investortrust.id - Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Fadlul Imansyah turut menghadiri acara wisuda Universitas Indonesia (UI) di Balairung UI. Ia mengajak para wisudawan untuk tidak hanya merayakan kelulusan, namun juga mempersiapkan diri menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
"Lembaran baru telah dimulai, tapi hari ini bukanlah garis akhir, melainkan titik awal menuju perjalanan baru yang lebih besar," ujar Fadlul dalam keterangan tertulisnya, Minggu (23/2/2025).
Pria yang juga sebagai alumnus UI ini mengingatkan para wisudawan untuk memiliki rasa tanggung jawab besar yang dipikul di masa yang akan datang. Ia menyebutkan, yang perlu dipersiapkan wisudawan tidak hanya meraih kesuksesan pribadi, tapi juga berkontribusi untuk Indonesia.
"Kalian tidak hanya dipersiapkan untuk mengejar kesuksesan pribadi, tetapi juga berperan aktif dalam menciptakan Indonesia yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing tinggi," ungkapnya.
Baca Juga
BPKH dan PBNU Perkuat Pengelolaan Keuangan Haji untuk Kesejahteraan Umat
Fadlul juga mengajak para wisudawan untuk berani bermimpi besar dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Ia mengatakan, menjadi unggul, berarti memiliki kompetensi, integritas. Sedangkan pribadi yang impactful, mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.
"Indonesia membutuhkan lebih banyak pemimpin, inovator, dan agen perubahan. Pribadi yang unggul dan impactful, sejalan dengan visi Universitas Indonesia," terang Fadlul.
Mengenang perjalanan pribadinya, Fadlul menceritakan pengalamannya 25 tahun lalu saat pertama kali diwisuda sebagai lulusan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UI, yang sebelumnya dikenal dengan nama FE UI. Cita-citanya saat itu adalah menjadi Warren Buffet versi Indonesia, tokoh pengelola dana terbesar di dunia.
"Ternyata untuk sukses dalam mengelola dana, kata kuncinya adalah ikhlas, tidak punya kepentingan pribadi, bekerja keras dan cerdas demi kepentingan dan kemanfaatan investor," tuturnya.

