Luncurkan ActiveProtect, Synology Perkuat Ketahanan Siber Perusahaan di Indonesia
JAKARTA, investortrust.id - Di tengah ancaman siber yang kian meluas, Synology meluncurkan ActiveProtect, solusi perlindungan data yang menggabungkan perangkat lunak backup, server, dan penyimpanan dalam satu sistem terintegrasi.
Dirancang untuk menjawab kebutuhan bisnis di Indonesia, ActiveProtect membuat perlindungan data lebih sederhana, aman, dan efisien dengan dukungan platform yang luas, fitur keamanan canggih, serta skalabilitas tinggi, dan harga transparan.
Di Indonesia, serangan ransomware semakin marak. Menurut laporan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), sepanjang 2024 terjadi lebih dari 120 juta serangan siber, dengan ransomware sebagai salah satu ancaman terbesar. Gangguan pada Pusat Data Nasional (PDN) tahun lalu menunjukkan bahwa serangan siber bisa berdampak besar tidak hanya bagi perusahaan, tetapi juga bagi layanan publik.
"Ancaman siber semakin berkembang, dan perusahaan harus lebih siap dalam melindungi data mereka," ujar Clara Hsu, Country Manager Synology dalam siaran pers, minggu (23/2/2025).
Baca Juga
Sebagai pemimpin global dalam solusi cloud pribadi, Synology mengelola lebih dari 350 eksabita data di 13 juta server dan dipercaya oleh lebih dari separuh perusahaan Fortune 500. Hingga tahun 2024, Synology melindungi lebih dari 25 juta workload di berbagai industri, memastikan keamanan data dan kelangsungan bisnis.
Berikut fitur utama ActiveProtect:
Baca Juga
Pusat Data Nasional Segera Diresmikan, Kemkomdigi Fokus Keamanan Siber

