Menperin Agus Targetkan 10 Perusahaan Nasional Lighthouse Industri 4.0 di 2025
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menargetkan pencetakan sebanyak 10 perusahaan nasional lighthouse atau perusahaan yang menjadi percontohan dalam transformasi dan implementasi industri 4.0 pada 2025.
Dalam paparannya, Menperin Agus mengungkapkan, tahun 2024, sebanyak 15 perusahaan nasional lighthouse telah berhasil bertransformasi dengan ke teknologi digital. Angka itu melampaui target yang telah ditetapkan sebelumnya.
"At least tahun 2025, kita bisa mencetak mencetakkan 10 perusahaan Nasional Lighthouse," ucap Menperin Agus saat ditemui usai acara Kick-Off Penghargaan Rintisan Teknologi Industri 2025 di Kantor Kemenperin, Jakarta, Rabu (19/2/2025).
Baca Juga
Kemenperin Benarkan Pabrik Sanken di Cikarang Tutup Juni 2025
Menurut dia, implementasi program Making Indonesia 4.0 diyakini dapat mengakselerasi kinerja industri manufaktur yang akan turut memacu pertumbuhan ekonomi nasional.
Bahkan, upaya percepatan penerapan industri 4.0 atau transfromasi digital sebagai strategi kunci untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara dengan ekonomi terbesar di dunia pada tahun 2030.
"Transformasi industri 4.0 harus dipahami sebagai pinpoint, enabler bagi industri untuk menyelesaikan permasalahan di industrinya dengan teknologi yang tepat, sehingga produktivitas industri tersebut menjadi lebih baik, dan lebih efisien,”ungkapnya.
Menperin mengemukakan, transformasi industri 4.0 didukung pesatnya perkembangan inovasi di Indonesia. Berdasarkan Global Innovation Index (GII) 2024, Indonesia berhasil naik tujuh peringkat dibanding periode sebelumnya, yaitu di peringkat ke-54 dari 133 negara, dengan skor 30,6.
"Indeks ini memberi peringkat negara-negara berdasarkan kinerja inovasinya dan juga memberikan informasi tentang kekuatan dan kelemahan di berbagai sektor,”papar Menperin Agus.
Baca Juga
Kemenperin Godok Aturan Pembatasan Penggunaan Emisi Karbon pada 4 Sektor Ini
Kenaikan peringkat GII Indonesia tidak hanya mencerminkan peningkatan daya saing dalam inovasi, tetapi juga berkontribusi terhadap naiknya World Competitiveness Ranking Indonesia.
Berdasarkan laporan Institute for Management Development (IMD) melalui rilis World Competitiveness Ranking (WCR) 2024 tentang daya saing berbagai negara dunia, daya saing Indonesia berada pada peringkat ke-27 dari 67 negara.
"Artinya Indonesia berada di posisi baik untuk mengadopsi inovasi dan teknologi. Kemudian, bukan cuma peringkat yang kita kejar, tapi juga skor," imbuhnya.

