Aprindo Sebut Aksi Boikot Produk Pro Israel Bisa Picu PHK Massal
JAKARTA, investortrust.id – Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Roy Nicholas Mandey mengaku khawatir, pemboikotan massal terhadap produk-produk yang disebut mendukung Israel berdampak luas, salah satunya pemutusan hubungan kerja (PHK).
Dia mengingatkan sebagian besar perusahaan menjalankan aktivitas produksi di sini, dan pekerjanya merupakan masyarakat Indonesia sendiri. Sehingga, jika kegiatan belanja menurun secara terus-menerus, akan membuat kinerja perusahaan merosot. Akibatnya langkah PHK bisa ditempuh.
"Bisa kita bayangkan ketika tergerus produsennya atau supplier, maka investasi bisa hilang dan kandas. Pertumbuhan tidak bisa terjadi, bahkan yang paling enggak mau dilakukan pengusaha, yaitu pengurangan tenaga kerja atau PHK nisa dilakukan," ucapnya di kawasan Jakarta Selatan, Rabu (15/11/2023).
Baca Juga
Emiten Kapal Milik Happy Hapsoro (CBRE) Kantongi Kontrak Baru Rp 455 Miliar
Dia mengatakan, saat produktivitas menurun tentu perusahaan akan sulit membayar tenaga kerja. Sehingga opsi PHK sangat mungkin dilakukan. ‘’Itu hubungannya sangat langsung," tambah Roy.
Lebih lanjut, Roy pun mengatakan kalau pertumbuhan tenaga kerja di Tanah Air sebesar 2-3% setiap tahunnya. Jumlah tersebut berpotensi berkurang, sehingga ia menilai bisa berdampak terhadap angka pertumbuhan tenaga kerja pada waktu mendatang.
"Sementara tenaga kerja itu bertumbuh setiap tahun tumbuh sekitar 2-3%, yang ada saja nanti bisa berkurang, apalagi yang baru mau masuk," terangnya.
Baca Juga
Maka dari itu, Roy meminta agar pemerintah segera bergerak cepat melakukan misi perdamaian untuk konflik Palestina dan Israel. Sehingga, hal tersebut tidak berdampak pada pemboikotan produk-produk yang bisa mempengaruhi perputaran roda ekonomi di tanah air.
"Bagaimana menggerakan misi kemanusiannya, dari masyarakat, dari konsumennya. Jangan berdiam, jangan hanya isyarat-isyarat, karena ini ada hak konsumen di sini, ada produktivitas di situ dimana memperkerjakan tenaga kerja, teman-teman kita juga," tandas Roy. (CR-9)

