Penjualan Turun, Tesla PHK 14.000 Karyawan
JAKARTA, investortrust.id - Perusahaan kendaraan listrik, Tesla melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada 10% tenaga kerjanya di seluruh dunia.
Adapun perusahaan milik Elon Musk itu memecat karyawannya lantaran pihaknya mengalami penurunan penjualan dan perang harga yang semakin intensif untuk kendaraan listrik atau electric vehicle (EV).
CEO Tesla, Elon Musk dalam memo yang dikirimkan kepada seluruh karyawannya mengungkapkan, pihaknya saat mempersiapkan perusahaan untuk fase pertumbuhan berikutnya, sangat penting untuk mempertimbangkan setiap aspek perusahaan untuk pengurangan biaya dan peningkatan produktivitas.
Baca Juga
“Sebagai bagian dari upaya ini, kami telah melakukan peninjauan menyeluruh terhadap organisasi tersebut dan membuat keputusan sulit untuk mengurangi jumlah karyawan kami lebih dari 10% secara global,” ujar Elon Musk dilansir dari Reuters, Selasa (16/4/2024).
Lebih lanjut, meskipun memo tersebut tidak menyebutkan secara detail berapa banyak pekerjaan yang akan mengalami dampak dari PHK. Namun, menurut laporan tahunan terbarunya, Tesla memiliki 140.473 karyawan secara global di Desember 2023. Sehingga, PHK yang dilakukan Tesla setidaknya 14.000 karyawan.
Baca Juga
Pernah Ditawar US$ 11 Miliar, Tapi Akuisisi Tesla oleh Google Tak Pernah Terealisasi
