Pembangunan Bendungan Marangkayu Rp 177,5 Miliar di Kutai Kartanegara Rampung
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah menyelesaikan pembangunan Bendungan Marangkayu di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (Kaltim) senilai Rp 177,46 miliar dari APBN.
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengatakan, pembangunan bendungan yang telah selesai harus diikuti jaringan irigasi, sehingga air dapat mengalir sampai ke sawah-sawah guna mendukung swasembada pangan.
''Bendungan dengan luas genangan 165 hektare (ha) ini berpotensi mendukung pengairan daerah irigasi (DI) Marangkayu seluas 1.000 hektare,'' kata Dody dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (11/2/2025).
Baca Juga
Bendungan Keureuto Senilai Rp 1,7 T Rampung Dibangun, Simak Sederet Fungsinya
Sebagai informasi, Bendungan Marangkayu dibangun oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV Samarinda Ditjen Sumber Daya Air Kementerian PU dengan memanfaatkan daerah aliran sungai (DAS) Marangkayu seluas 134,3 km2. ''Bendungan ini mampu menangkap air dari wilayah hulu dengan kapasitas tampung 12,37 juta m3,'' tambah Dody.
Bendungan Marangkayu diproyeksikan untuk meningkatkan suplai air pada DI Marangkayu yang memiliki luas potensial lebih 1.000 hektare. Sementara saat ini luas yang tergarap baru sekitar 500 ha dengan sistem tadah hujan dan irigasi desa.
Baca Juga
Selain sebagai sumber air irigasi, lanjut Dody, Bendungan Marangkayu dapat dioptimalkan sebagai sumber air baku sebesar 450 liter per detik dan pengendalian banjir. ''Pembangunan Bendungan Marangkayu bersumber dari APBN senilai Rp 177,46 miliar dengan dengan kontraktor PT Waskita Karya (Persero)- PT Brantas Abipraya,'' tutur dia.

