Prabowo Pede RI Stop Impor BBM dalam 5 Tahun
SUMEDANG, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto percaya diri atau pede dalam kurun waktu lima tahun ke depan Indonesia sudah tidak melakukan impor bahan bakar minyak (BBM) lagi. Hal ini sejalan dengan Asta Cita Prabowo yang ingin mewujudkan swasembada energi.
“Memang kita harus swasembada energi dan sasaran kita akan 100% swasembada energi. Saya percaya dalam waktu yang tidak lama kita tidak akan impor BBM lagi. Saya punya keyakinan dalam lima tahun kita tidak impor BBM lagi,” ujar Prabowo di Sumedang, Jawa Barat, Senin (20/1/2025).
Baca Juga
80,9% Publik Puas dengan 100 Hari Kerja Prabowo, PKB: Momentum Realisasikan Program Prioritas
Prabowo tidak memungkiri, energi memiliki peran yang sangat penting dalam transformasi bangsa. Apalagi, saat ini Indonesia sedang menggenjot hilirisasi dan industrialisasi untuk keluar dari middle income trap dan menjadi negara maju.
Menurut Prabowo, Indonesia akan mampu melakukan transformasi ini, termasuk juga melaksanakan transformasi energi, mengingat sumber daya alam yang sangat besar dimiliki. Namun, penguasaan teknologi juga dianggap sebagai hal yang penting dalam menyukseskan transformasi ini.
“Untuk itu saya kira kita sekarang ini menjadi salah satu di dunia, negara yang mungkin termasuk paling maju di bidang transformasi energi menjadi energi terbarukan, energi bersih,” kata Presiden Prabowo.
Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah dalam mewujudkan swasembada energi dan mendorong transformasi energi adalah dengan diresmikannya 26 pembangkit listrik serta 11 transmisi gardu induk yang tersebar di 18 provinsi dengan total daya mencapai 3,2 gigawatt (GW).
Baca Juga
Prabowo Resmikan 26 Pembangkit Listrik di 18 Provinsi, Total Daya 3,2 GW
Diketahui, dari total 3,2 GW pembangkit listrik yang diresmikan Prabowo pada hari ini, sebanyak 89% di antaranya adalah energi bersih, yakni gabungan antara gas dengan energi baru terbarukan (EBT).
“Banyak negara (lain) teriak-teriak. Kita tidak usah teriak-teriak, tetapi kita mewujudkan. Kita mengarahkan (green energy). Saya kira dengan kemampuan kita, kita akan menuju ke swasembada energi dalam waktu yang tidak lama,” sebut Prabowo.

