Kota Tua Berbenah Diri Menuju 500 Tahun Jakarta, Simak Perubahannya
JAKARTA, Investortrust.id - Kawasan Kota Tua Jakarta terus berbenah diri menuju 500 tahun Jakarta yang jatuh pada 22 Juni 2027 sehingga kawasan ini diharapkan menjadi daya tarik untuk pertumbuhan ekonomi kreatif (ekraf).
Hal itu terungkap dalam pertemuan Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wamenekraf/Wakabekraf) Irene Umar, Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Wamen PPPA) Veronica Tan, dan Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Khusus Jakarta, Atika Nur Rahmania dalam pertemuan di Balai Kota, Jakarta, Kamis (16/1/2025).
"Menuju 500 tahun Jakarta bisa dibuat storyline yang mencerminkan kisah sejarah, budaya, dan peradaban masyarakat Jakarta," kata Irene dalam keterangan tertulisnya.
Baca Juga
Berkelas! Malam Pergantian Tahun di Kota Tua Tampilkan Festival Cahaya dan Pesta Kembang Api
Irene mengatakan, area-area yang masih kosong atau gudang bisa dimanfaatkan untuk menjual produk ekraf. "Untuk lebih dapat pengalaman impresif, diperlukan sentuhan spot foto dan board game untuk beberapa zona di Kota Tua," ungkap Irene.
Irene menambahkan, kawasan Kota Tua Jakarta bisa terbagi beberapa zona, yakni pusat pengembangan bisnis, wisata, dan atraksi menarik, seperti panggung untuk berkarya. Banyak potensi kreatif dan inovatif yang bisa dikembangkan sehingga terbangun sistem saling memberi manfaat bagi pelaku ekraf. Ia berharap, penataan dan pengembangan kawasan Kota Tua Jakarta juga bisa ramah lingkungan.
"Pemanfaatan ruang publik untuk pengembangan ekonomi kreatif bisa membuat kawasan bersejarah tersebut meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat sekitar. Kota Tua selalu jadi tujuan wisata karena punya nilai keunikan sehingga kawasan ini juga bisa gali potensi-potensi kawasan sekitarnya," kata dia.
Baca Juga
Sambut Tahun Baru 2025, Kota Tua Hadirkan Jakarta Light Festival
Sementara itu, Atika Nur Rahmania menjelaskan, keberadaan kawasan Kota Tua Jakarta perlu dilestarikan secara berkesinambungan dengan konsep social economy, pedestrian nyaman, dan preserving heritage. "Ini perlu didukung pengalaman kultural yang mampu menciptakan peningkatan ekonomi bagi kesejahteraan masyarakat sekitar," kata dia.
Veronica Tan menuturkan, Kota Tua bisa menjadi hub untuk anak muda supaya punya pusat sejarah dan budaya. "Menuju 500 Tahun Jakarta langkah tersebut diharapkan akan mampu menyerap tenaga kerja dan menjadi daya tarik bagi wisatawan," ujar Veronica. (C-14)

