SPAM Bintang Bano Senilai Rp 83,9 M Rampung, Kapasitas 100 L/Detik
TANGERANG, investortrust.id – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Nusa Tenggara Barat, Ditjen Cipta Karya telah merampungkan proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Bintang Bano di Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) senilai Rp 83,9 miliar.
''Konstruksi SPAM Bintang Bano telah selesai dan sudah dilakukan commissioning test agar segera dimanfaatkan untuk penyediaan air minum bagi masyarakat Sumbawa Barat, khususnya Kecamatan Brang Rea, Taliwang, Seteluk, Poto Tano, dan Jereweh,'' kata Wakil Menteri PU, Diana Kusumastuti dalam keterangan pers yang diterima di Tangerang, Selasa (14/1/2025).
Diana juga berharap hadirnya SPAM Bintang Bano dapat memenuhi kebutuhan air minum yang tersanitasi bagi masyarakat, utamanya untuk mendukung penanganan stunting atau gangguan pertumbuhan pada balita karena kekurangan air bersih.
''Pembangunan SPAM Bintang Bano bukan hanya memanfaatkan infrastruktur yang telah dibangun Kementerian PU, tetapi juga meningkatkan akses air minum aman, terutama bagi masyarakat di wilayah Sumbawa Barat,'' tambah dia.
Sebagai informasi, pembangunan SPAM Bintang Bano telah dikerjakan secara bertahap sejak November 2022 meliputi unit produksi dan unit distribusi dengan nilai investasi Rp 83,9 miliar.
Adapun pekerjaan unit produksi berupa pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) berkapasitas 100 liter/detik dan reservoar berkapasitas 2.000 m3.
Selain unit produksi, menurut Diana, juga dibangun unit distribusi berupa jaringan perpipaan serta bangunan pendukung dan lansekap.
''Pada Tahap I telah selesai pekerjaan Water Treatment Plant (WTP) atau IPA yang mendapat suplai dari Bendungan Bintang Bano berkapasitas 2 x 50 liter/detik di Bengket Monte. Direncanakan di lokasi yang sama akan segera dibangun WTP baru berkapasitas 100 liter/detik sehingga total pembangunan IPA Tahap I berkapasitas 200 liter/detik,'' ujar dia.
Kepala BPPW NTB, Yanuar Seto Nugroho menambahkan, commissioning test SPAM Bintang Bano merupakan langkah penting menuju penyediaan air bersih berkelanjutan bagi masyarakat setempat.
''Kegiatan ini tidak hanya simbol keberhasilan pembangunan infrastruktur, tetapi juga komitmen nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan keberadaan SPAM Bintang Bano, kita bersama-sama memastikan bahwa akses terhadap air minum yang aman dan layak semakin dekat dengan semua lapisan masyarakat,'' kata Yanuar.
Yanuar turut menyampaikan, Bendungan Multifungsi Bintang Bano telah diresmikan Presiden ke-7 RI Joko Widodo pada 14 Januari 2022 lalu.
''Keberadaan bendungan dengan daya tampung 76 juta m3 dan luas genangan 256 hektare ini memiliki fungsi utama selain untuk mendukung irigasi lahan pertanian juga potensi penyediaan air baku sebesar 550 liter/detik,'' tutur dia.

