Kementerian PU Bidik SPAM Regional Jatiluhur Sistem Hilir Tahap I Rampung Lusa!
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah berupaya membangun Sistem Hilir Tahap I Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Jatiluhur I yang ditargetkan rampung pada Rabu (18/12/2024) mendatang.
''Sistem Hilir Tahap I SPAM Regional Jatiluhur diproyeksikan memiliki kapasitas air minum curah sebesar 4.750 liter/detik air dengan layanan penerima manfaat sekitar 380.000 sambungan rumah (SR),'' kata Plt Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PU, Endra S Atmawidjaja dalam keterangan resmi yang diterima investortrust.id, dikutip Senin (18/12/2024).
Ia menambahkan, pembangunan SPAM Regional Jatiluhur I yang memanfaatkan air baku dari Bendungan Jatiluhur di Provinsi Jawa Barat juga bertujuan untuk menangani land subsidence yang ada di pantai utara Jakarta.
"Selain untuk membantu memenuhi akses air minum layak bagi masyarakat di Jakarta, tentu juga untuk mengurangi pengambilan air tanah yang dapat menahan laju penurunan permukaan tanah (land subsidence)," tambah Endra.
Pembangunan Sistem Hilir Tahap I SPAM Regional Jatiluhur I mulai dikerjakan Kementerian PU pada Juli 2023 dengan target selesai 18 Desember 2024 ini.
Endra turut memaparkan, dukungan prasarana yang dibangun meliputi pembangunan Jaringan Perpipaan Transmisi dan Distribusi Sistem DC Pondok Kopi, Offtake Sentra Timur, Reservoir DC Pondok Kopi dan Reservoir DC Cilincing, Jaringan Perpipaan Transmisi Sistem DC Cilincing Segmen 1, Segmen 2, dan Segmen 3, serta Jaringan Perpipaan Distribusi Sistem DC Cilincing.
''Sistem Hilir Tahap I SPAM Regional Jatiluhur I memanfaatkan air baku dari Saluran Tarum Barat Bendungan Jatiluhur yang disalurkan melalui Instalasi Pengolahan Air (IPA) Bekasi berkapasitas 4.400 liter/detik dan didistribusikan melalu Offtake Sentra Timur,'' terang Endra.
Baca Juga
Telan Anggaran Rp 1,3 Triliun, Pembangunan SPAM Regional Wosusokas Rampung 2025
Berdasarkan catatan, Wakil Menteri PU, Diana Kusumastuti mengatakan, SPAM Regional Jatiluhur I akan diresmikan dan segera dimanfaatkan untuk layanan penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsimas) Provinsi DKI Jakarta di akhir tahun 2024.
“SPAM Jatiluhur 4.000 liter/detik ini, sebenarnya selesai di tahun 2024 ini. Dan kami berencana juga bahkan mengusulkan untuk bisa diresmikan di akhir tahun 2024 ini. Kalau kita lihat IPA (Instalasi Pengolahan Air) di Bekasi juga sudah selesai, IPA di Cibeet juga sudah selesai, sekarang kita tinggal menyelesaikan sambungan rumahnya dan pipa-pipanya. Kita harapkan tahun ini kita bisa resmikan dan bisa COD, artinya bisa dimanfaatkan,” kata Diana beberapa waktu lalu.
Sebelumnya, eks Dirjen Cipta Karya periode 2014-2024 itu mengatakan, proses pembangunan konstruksi proyek tersebut dapat diselesaikan sesuai target. Sampai 16 Juli 2024, lanjutnya, progres keseluruhan enam paket pekerjaan Sistem Hilir Tahap I SPAM Regional Jatiluhur I mencapai 87,81%.
"Proses pembangunan konstruksi Proyek SPAM Regional Jatiluhur dapat diselesaikan sesuai target pada Bulan September 2024 mendatang," kata Diana Kusumastuti dikutip dari akun Instagram @pupr_ciptakarya, diakses Senin (22/7/2024).
Mengutip dari kpbu.kemenkeu.go.id, proyek SPAM Regional Jatiluhur I diprakarsai oleh Konsorsium PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk - PT Tirta Gemah Ripah atau disebut dengan konsorsium PT Wika Tirta Jaya Jatiluhur dengan nilai investasi sebesar Rp 1,7 triliun dalam masa konsesi selama 30 tahun.
Diana pun menerangkan, proyek SPAM tersebut merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan kapasitas pengaliran 4.750 liter/detik.
Nantinya, SPAM Regional Jatiluhur I dapat mengaliri air ke sejumlah daerah, di antaranya Kabupaten Karawang sebesar 350 liter/detik, Kabupaten Bekasi sebesar 100 liter/detik, Kota Bekasi sebesar 300 liter/detik, dan DKI Jakarta sebesar 4.000 liter/detik.
''Proyek ini memiliki dua instalasi pengolahan air (IPA) dan lima offtake. IPA Bekasi berkapasitas 4.400 liter/detik akan melayani offtake Jatibening, offtake Teluk Buyung, offtake Sentra Timur dan offtaker Tarumajaya. Sedangkan IPA Cibeet berkapasitas 350 liter/detik akan melayani offtake Karawang,'' terang Diana.
Adapun Sistem Hilir SPAM Regional Jatiluhur I pada Provinsi DKI Jakarta akan dialiri dari Offtake Sentra Timur menuju dua reservoir, yaitu DC Pondok Kopi dan Cilincing. Reservoir Distribution Center (DC) Cilincing dengan kapasitas 20.000 m3 akan mengaliri masyarakat di 6 kelurahan, yakni Kelurahan Cilincing, Rorotan, Marunda, Cakung Barat, Cakung Timur dan Ujung Menteng dengan total 10.810 sambungan rumah (SR) baru.
"Sementara, Reservoir DC Pondok Kopi dengan kapasitas 5.000 m3 akan mengaliri masyarakat di Kelurahan Pulo Gebang dan Pondok Kopi dengan total 2.000 SR baru," jelas Diana.

