Proyeksi Transaksi Niaga Elektronik Tahun Ini Capai Rp487 Triliun
JAKARTA, Investortrust.id - Nilai transaksi Harbolnas (Hari belanja online nasional) terus menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun. Total nilai transaksi Harbolnas 2023 sebesar Rp 25,7 triliun atau meningkat 182% dari penyelenggaraan pertamanya pada 2019. Menteri Perdagangan Budi Santoso pun memprediksi transaksi niaga elektronik bakal mencapai 487 triliun di tahun ini.
Peningkatan tersebut menurut Budi ditopang oleh pertumbuhan ekonomi digital Indonesia, yang dari sisi perdagangan tecermin dari pertumbuhan niaga elektronik yang signifikan seiring dengan meningkatnya penerimaan dan preferensi masyarakat dalam berbelanja daring.
“Nilai transaksi niaga elektronik Indonesia berdasarkan data Bank Indonesia pada 2023 adalah sebesar Rp453 triliun. Pada 2024, nilai ini diproyeksikan meningkat menjadi Rp487 triliun,” tutur Mendag Budi Santoso usai Peluncuran Harbolnas 2024 yang dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada Jumat (6/12/2024).
Selain Mendag Budi Santoso, turut hadir Menteri UMKM Maman Abdurrahman. Harbolnas 2024 akan berlangsung pada 10—16 Desember 2024.
Baca Juga
Pemerintah Harapkan Harbolnas 2024 Bisa Kerek Penjualan Hingga Rp 40 Triliun
Budi juga menyampaikan bahwa jumlah pengguna platform niaga elektronik di Indonesia juga terus meningkat. Pada 2024, jumlahnya diperkirakan mencapai 65,65 juta pengguna atau meningkat 11,9 persen dari 2023 yang sebesar 58,63 juta.
Begitu pula persentase pelaku usaha UMKM yang berdagang daring yang secara nasional meningkat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, persentase UMKM yang berdagang daring adalah sebesar 37,79 persen dari total keseluruhan UMKM.
“Platform niaga elektronik perlu dimanfaatkan secara maksimal oleh UMKM untuk merambah pasar yang lebih luas. Sehingga, nantinya bisa merambah pasar ekspor,” ujar Mendag.

