Kementerian UMKM Ungkap 4 Kunci agar Pengusaha UMKM Naik Kelas, Apa Saja?
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mengungkapkan ada empat kunci yang bisa dilakukan oleh para pengusaha UMKM agar naik kelas. Pasalnya, bertumbuhnya para pengusaha UMKM ini menjadi hal penting untuk mendorong perekonomian nasional.
Asisten Deputi Konsultasi Bisnis dan Pendampingan Kementerian UMKM A.H Novieta menyebutkan, kunci pertama agar para pengusaha UMKM bisa terus bertumbuh adalah loyalitas.
“Kewirausahaan harus menjalin dan menjaga hubungan baik dengan konsumennya. Loyal kepada konsumen dalam arti menjaga kualitas, menjaga layanan, dan juga kepuasan pelanggan. Agak sulit, tapi harus dilakukan,” ujar Novieta saat menghadiri IMA UMKM Award 2024 di Jakarta, Jumat (6/12/2024).
Yang menjadi kunci selanjutnya adalah integritas. Novieta menjelaskan, berwirausaha pada dasarnya adalah kejujuran. Ini menjadi hal yang sangat penting agar sebuah usaha bisa terus bertahan dalam jangka waktu yang lama. Salah satunya dengan terus menjaga kualitas.
“Kemudian adalah disiplin. Saat ini praktik bisnis startup maupun yang bergerak di bidang marketplace itu untuk memiliki standar yang tinggi. Salah satunya adalah terkait dengan ketepatan waktu pengiriman sesuai dengan ketetapan atau kesepakatan,” papar dia.
Baca Juga
Novieta menyampaikan, yang menjadi kunci terakhir adalah inovasi. Menurutnya, wirausaha tidak berhenti dari proses bisnis dan produk yang ada, tapi juga harus terus memunculkan ide baru.
“Jangan sampai kehabisan ide untuk berinovasi dalam pengembangan proses bisnis maupun pengembangan produknya. Ini bisa dilakukan, pemerintah siap memediasi, memfasilitasi untuk itu kemudian bisa berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk riset, inkubasi, maupun dengan strategi pemasarannya,” jelas Novieta.
Maka dari itu, Kementerian UMKM sangat mengapresiasi Indonesia Marketing Association (IMA) yang telah menyelenggarakan IMA UMKM Award 2024. Novieta menilai, IMA telah berperan sangat penting dalam mengembangkan ekosistem kewirausahaan, mengingat saat ini ada sekitar 7.100 UMKM sebagai anggota IMA.
“Kementerian terus berharap bahwasanya program ini dapat dilanjutkan dan lebih luas lagi, tidak hanya oleh IMA, tetapi juga oleh asosiasi ataupun stakeholder lainnya untuk menumbuhkan pengusaha UMKM yang inovatif, mandiri, dan berdaya saing,” sebut Novieta.

