Yandex Mau Bikin Data Center di Indonesia, Ini Alasannya
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengungkapkan, perusahaan search engine asal Rusia, Yandex, telah menyatakan minatnya untuk berinvestasi di Indonesia.
Wakil Menteri Komdigi, Nezar Patria menyebutkan, Yandex berencana untuk membangun data center di Tanah Air. Bahkan, perwakilan Yandex telah bertemu dengan Komdigi pada Kamis (7/11/2024).
“Banyak yang mau investasi di indonesia, salah satunya dari Yandex, dan ini merupakan follow up hubungan internasional kita dengan Rusia,” kata Nezar Patria saat ditemui di The Tribrata Hotel, Jakarta, Senin (11/11/2024).
Kendati begitu, Nezar menyampaikan bahwa Yandex belum memerinci nilai investasi yang akan digelontorkan di Indonesia. Yandex hanya memberi tahu soal hal-hal apa saja yang bakal mereka kembangkan di Indonesia, salah satunya adalah data center.
Baca Juga
Yandex Tawarkan Platform Latih 'Machine Learning' Bahasa yang Interaktif
“Belum disebutkan jumlahnya, tetapi mereka tertarik pembangunan infrastruktur, seperti data center. Mereka juga tertarik bekerja sama pengembangan kecerdasan buatan (AI) dan mereka juga tertarik berkolaborasi membina digital talent di sini,” ungkap Nezar.
Sebelum ini, Yandex sejatinya pernah hampir diblokir oleh Komdigi karena berkaitan dengan konten-konten negatif. Namun, Nezar memastikan jika Yandex ingin berinvestasi di Indonesia, maka mereka mesti mengikuti aturan yang berlaku.
“Kita sudah sampaikan bahwa kalau siapa pun yang mau berinvestasi di Indonesia harus comply dengan peraturan yang ada di sini,” tegas dia.
Selain Yandex, Nezar menyebut perusahaan dari berbagai negara lain juga berminat melakukan investasi di Indonesia. Menurutnya, ini terjadi karena mereka telah melihat pertumbuhan ekonomi Indonesia yang menjanjikan ke depannya.
“Dengan China, Amerika, dengan negara Eropa juga, banyak sekali yang berdatangan, menunjukkan keinginan mereka melihat pertumbuhan ekonomi Indonesia yang menurut mereka cukup menjanjikan ke depan, sehingga mereka tertarik untuk menjajaki kerja sama investasi di bidang digital,” sebutnya.
