Mendag Proyeksikan Ritel Modern Tumbuh 5% pada 2025
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso memproyeksikan ritel modern pada 2025 tumbuh sekitar 5%. Angka itu lebih tinggi dari proyeksi pertumbuhan tahun ini sebesar 4,1-4,2%.
Namun, menurut Budi Santoso, ia akan mendorong pertumbuhan ritel yang berkualitas alih-alih mematok target kuantitas.
Baca Juga
"Kalau tumbuh jangan tumbuh sendiri atau peritel yang besar-besar saja, tapi tumbuh secara bersama-sama. Pertumbuhan ritel modern yang berkualitas dimulai dari ekosistem perekonomian yang baik,” kata Mendag saat ditemui di kompleks TMII, Jakarta, Minggu (10/11/2024).
Budi Santoso mengungkapkan, industri ritel modern di Tanah Air menunjukkan perkembangan positif. Di tengah kekhawatiran adanya persaingan toko kelontong dengan ritel modern, yang terjadi malah sebaliknya.
“Saat ini ritel modern justru menjadi mitra bagi pelaku UMKM, khususnya dalam rangka memasarkan produk. Jadi, ini sebenarnya ajang promosi, ajang marketing yang bagus. Semua terintegrasi dalam sebuah ekosistem perdagangan yang bagus," ujar dia.
Baca Juga
Mendag Budi: Toko Kelontong dan Ritel Modern Saling Menguntungkan
Berdasarkan Survei Penjualan Eceran Bank Indonesia (BI) Juli 2024, Indeks Penjualan Riil (IPR) secara tahunan mencatat peningkatan. IPR tercatat 212,4 atau tumbuh 4,5% secara tahunan (yoy) dibandingkan bulan sebelumnya.
Peningkatan terutama didorong oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau serta subkelompok sandang. Penjualan kelompok suku cadang dan aksesori serta bahan bakar kendaraan bermotor juga tetap tumbuh. Kendati demikian, secara bulanan (mtm), penjualan eceran mengalami kontraksi 7,2%.

