Wamenperin Faisol Sebut Industri Kendaraan Roda Dua Bisa Sokong Pertumbuhan Ekonomi 8%
JAKARTA, inestortrust.id - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong peningkatan pada kinerja industri otomotif, khususnya untuk kendaraan roda. Pasalnya, industri ini diketahui memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza menyebutkan, Industri kendaraan roda dua di Indonesia menunjukkan tren peningkatan pasca pandemi Covid-19, yakni pada 2021 produksi sebesar 5,861 juta unit dengan penjualan domestik 5,058 juta unit.
Kemudian, hingga pada 2023 produksi mencapai 6,807 juta unit dengan penjualan domestik sebesar 6,237 juta unit. Sehingga, ia menilai industri kendaraan roda dua menunjukkan daya tahannya dengan terus menciptakan inovasi.
"Pemerintah berharap tren tersebut terus berlanjut di tahun depan, karena kontribusi industri kendaraan bermotor roda dua akan membantu target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 8% yang dicanangkan oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto," ujarnya pada pada keterangan tertulis, Kamis (31/10/2024).
Selain itu, Kemenperin juga mencatat, terdapat 55 perusahaan sepeda motor listrik yang memproduksi kurang lebih 1,51 juta unit per tahun. Tahun ini, populasi kendaraan motor listrik di Indonesia juga meningkat menjadi 172 ribu, naik sekitar 48% dari jumlah 116 ribu pada 2023.
Di samping perkembangannya, industri sepeda motor telah berhasil pula mendukung rantai pasok lokal dengan melibatkan industri Usaha Kecil dan Menengah (UKM) menjadi bagian dari ekosistem produksi kendaraan bermotor roda dua, serta menambah jumlah lebih dari lima juta tenaga kerja.
"Ini artinya bahwa pasar akan terus bertambah. Mungkin orang sudah mulai menyadari bahwa kendaraan roda dua listrik sudah menjadi kebutuhan dan lifestyle,”ungkap Wamenperin.

