Wamenperin Faisol: Transformasi ke Industri Hijau Bukan Pilihan, Tapi Keharusan
JAKARTA, investortrust.id - Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza menyebutkan transformasi industri ke industri hijau bukan lagi menjadi sebuah pilihan, tetapi sebuah keharusan seluruh sektor industri guna mencapai Net Zero Emissions (NZE) pada 2060 mendatang.
“Transformasi industri menuju industri hijau bukan lagi merupakan sebuah pilihan, melainkan sebuah keharusan bagi masa depan bangsa dan Bumi kita,” ucap Faisol Riza pada acara Kick-off The 2nd Annual Indonesia Green Industry Summit (AIGIS) 2025 di Kementerian Perindustrian, Rabu (18/12/2024).
Apalagi, menurutnya, sektor industri memiliki target yang lebih ambisius, yaitu mencapai emisi nol karbon pada 2050, satu dekade lebih cepat dari target nasional. Untuk mewujudkan target itu, Kemenperin merintis berbagai upaya, seperti menyusun peta jalan dekarbonisasi untuk subsektor industri dan prioritas.
“Tentu tidak mudah karena industri sudah berjalan berpuluh-puluh tahun dengan skema dan perjalanan panjang yang tidak mudah. Hari ini dengan satu isu industri hijau tentu bukan sesuatu yang tidak mendapatkan tantangan, tidak mendapatkan kritisis dari industri,” ungkapnya. “Karena sekali lagi ini soal mindset yang seringkali dianggap bahwa keharusan untuk beragam industri hijau ini sebagai sebuah kota. Ini yang tidak mudah. Mengubah mindset industri adalah tanggung jawab kita bersama,” tambah Faisol.
Baca Juga
Wamanperin Faisol Harap PPN 12% Tak Beri Dampak Berat ke Industri
Diketahui, penyelenggaraan AIGIS 2025 ini mengusung tema “Driving Industrial Decarbonization through Green Industry Ecosystem”. Acara utama AIGIS 2025 akan dilaksanakan pada 20-22 Agustus 2025 dan ditargetkan bisa meneruskan kesuksesan penyelenggaraan AIGIS 2024 yang berhasil menghimpun lebih dari 1.000 peserta dari berbagai latar belakang.
Penyelenggaraan Kick-off AIGIS 2025 menjadi titik awal dari rangkaian summit tersebut, sekaligus membuka ruang untuk kolaborasi strategis antara pemerintah, industri, mitra strategis, hingga organisasi internasional dalam memperkuat komitmen Kemenperin terkait dekarbonisasi industri nasional.
Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Andi Rizaldi menjelaskan, beberapa rangkaian acara AIGIS 2025 meliputi GreenAuto 2025, GreenRun 2025, Greenphoto Competition, hingga program roadshow sosialisasi AIGIS 2025. Seluruh rangkaian acara ini akan diadakan di Jakarta, Bandung, Serang, Surabaya, dan Semarang.
“Salah satu sorotan utama lainnya dalam Kick-off AIGIS 2025 adalah peluncuran Green Industry Service Company (GISCO) Prepatory Framework, sebuah inisiatif strategis yang dirancang untuk mempercepat transformasi industri menuju keberlanjutan melalui pengembangan ekosistem yang terintegrasi, mencakup pendanaan, teknologi, dan layanan pendukung lainnya,” terang Andi.

