Kementerian Investasi Tegaskan Sumber Daya Alam Indonesia Tidak Dikuasai Negara Tertentu
JAKARTA, investortrust.id- Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Kementerian Investasi/BKPM, Nurul Ichwan, menegaskan, Indonesia terbuka untuk investor dari negara mana pun. Penegasan itu sebagai respons atas kekhawatiran banyak negara bahwa Indonesia cenderung dekat dengan negara tertentu.
Asumsinya, saat investasi dari negara tersebut sangat besar di Indonesia. Timbul asumsi, negara tersebut sudah hampir menguasai sumber daya alam Indonesia.
"Tidak terkecuali, komplain tersebut datang dari negara adidaya. Namun saya sampaikan Indonesia sangat terbuka melakukan kerja sama dengan negara mana pun," kata Nurul Ichwan dalam acara BNI Investor Daily Summit 2023 di Hutan Kota by Plataran, Jakarta, Rabu (25/10/2023).
Nurul Ichwan menegaskan, Indonesia tidak pernah bergantung pada negara tertentu. Sebab, Indonesia memiliki modal yang kuat untuk berbisnis di masa depan, terutama berkaitan dengan nikel yang menjadi kebutuhan banyak negara di dunia.
Baca Juga
"Kenapa Indonesia masih bisa survive dengan pertumbuhan (ekonomi) sekitar 5,31% di tahun yang lalu? Karena kita masih punya kekuatan sumber daya alam. Kita punya comparative advantagious yang tidak dimiliki oleh banyak negara," tegas Nurul Ichwan.
"Dan pada saat yang sama, untungnya kita punya nikel yang saat ini menjadi komoditi yang sangat hangat untuk kebutuhan seluruh dunia," sambungnya.
Mengutip para ahli, kata Nurul Ichwan, pada tahun 2030 Indonesia akan mendominasi suplai nikel secara global, berkisar 20-30%. Dengan posisi seperti itu, Indonesia punya keyakinan bisa survive menjadi pemain global. (CR-8)
Baca Juga
Demi Indonesia Emas 2045, Bahlil Harap Presiden Baru Lanjutkan Program Hilirisasi

