PUPR Beberkan Pesan Prabowo soal Infrastruktur, Apa Saja?
JAKARTA, investortrust.id - Direktur Jenderal (Dirjen) Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Diana Kusumastuti membeberkan pesan presiden terpilih Prabowo Subianto terkait fokus pembangunan infrastruktur di periode 2024-2029.
''IKN (Ibu Kota Nusantara) jelas lanjut, IKN harus lanjut. Yang lainnya kayak air dan sebagainya mesti lanjut juga. Rumah juga lanjut,'' kata Diana saat ditemui di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta Selatan, Jumat (18/10/2024).
Alhasil, menurut Diana, seluruh pekerjaan infrastruktur, baik perumahan, bendungan dan jaringan irigasi, inpres air minum dan sanitasi, hingga proyek strategis nasional (PSN) IKN di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur akan tetap digenjot oleh pemerintahan era Prabowo Subianto.
Sebelumnya, Juru Bicara Kementerian PUPR, Endra S Atmawidjaja mengungkap total pagu anggaran yang dibutuhkan selama 10 tahun era Kepresidenan Joko Widodo (Jokowi) sebanyak Rp 1.315,47 triliun.
Baca Juga
Dalam paparannya, pagu senilai Rp 1.315,47 triliun tersebut terdiri dari Rp 408,76 triliun untuk Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA), Rp 571,38 triliun untuk Ditjen Bina Marga, Rp 223,28 triliun untuk Ditjen Cipta Karya, serta Rp 94,77 triliun untuk Ditjen Perumahan.
Sebagai informasi, pagu Ditjen SDA pada periode kedua Jokowi sebesar Rp 236,78 triliun atau naik 37,67% dari pagu periode pertama Jokowi yang sejumlah Rp 171,98 triliun. Selain itu, pagu Ditjen Bina Marga pada periode kedua Jokowi sebesar Rp 324,64 triliun atau naik 31,56% dari pagu periode pertama Jokowi yang sejumlah Rp 246,75 triliun.
Lebih lanjut, pagu Ditjen Cipta Karya pada periode kedua Jokowi sebesar Rp 126,93 triliun atau naik 31,74% dari pagu periode pertama Jokowi yang sejumlah Rp 96,35 triliun. Lalu, pagu Ditjen Perumahan pada periode kedua Jokowi sebesar Rp 49,73 triliun atau naik 10,41% dari pagu periode pertama Jokowi yang sejumlah Rp 45,04 triliun.
Baca Juga
Menteri dan Wamen Prabowo Bakal Outbond 3 Hari di Akmil Magelang
Adapun kenaikan pagu anggaran tersebut dikarenakan adanya pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur. “Kalau Cipta Karya, (pagu) dia besar sesudah (pembangunan) IKN, kalau sebelumnya segini (Rp 96,35 triliun). Jadi ada tambahan di IKN sendiri hampir Rp 30 triliun untuk Cipta Karya. Perumahan juga, nambahnya Rp 4 triliun, ini kan ada IKN di sini,” ungkap Endra di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta Selatan, Jumat (4/10/2024).

