PUPR Fokuskan Pembangunan IKN Tahap II ke Economic Crowd, Apa Saja Itu?
JAKARTA, investortrust.id – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah menggenjot pembangunan tahap II di Ibu Kota Nusantara (IKN) ke arah “economic crowd” atau pembangunan yang berfokus pada fasilitas publik.
“Kita memberikan fungsi-fungsi (sarana dan prasarana) pendukung kegiatan (masyarakat) untuk kehidupan. Kalau yang kemarin kan ada mal (Nusantara Mall Duty Free) itu yang besar,” kata Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Kementerian PUPR, Danis H Sumadilaga saat ditemui di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta Selatan, Jumat (20/9/2024).
Baca Juga
Begini Progres Pembangunan IKN Jelang Presiden Jokowi Berkantor di Istana Garuda.
Tak sampai di situ, ia menekankan, pembangunan tahap II ini juga perlu fasilitas pendukung kehidupan bermasyarakat yang ramah akan lingkungan sesuai konsep Smart Forest City. “Kita kan lihat perlu bus listrik, transportasi (umum), perlu pengaturan sampah. Ini kan berproses semua,” tambah Danis.
Danis juga menyampaikan, pada tahap pertama dibukanya IKN untuk masyarakat umum bagi 300 orang pada Senin (16/9/2024) lalu tengah dievaluasi kembali apakah dapat menampung lebih banyak orang lagi atau tidak mengingat fasilitas pendukung yang masih terbatas.
“Nanti kita evaluasi minggu depan, kita evaluasi pelaksanaan (kunjungan)-nya bagaimana. Apakah tetap 300 (orang) atau kemungkinan dibuka misalnya 500 (orang),” tandas dia.
Ia menjelaskan, evaluasi yang akan dilakukan di antaranya ketertiban masyarakat, fasilitas pembuangan/pengelolaan sampah, transportasi umum (bus listrik) dan lain sebagainya. “Kita sudah ada pengelolaan sampah sementara,” pungkas Danis.
Baca Juga
Tambahan Anggaran Rp 10,4 Triliun untuk Kemendikbudristek Sebaiknya Dialokasikan untuk Hal Ini
Perlu diketahui, masyarakat umum kini bisa mengunjungi IKN untuk melihat perkembangan pembangunan ibu kota baru.
Otorita IKN menyampaikan, kunjungan ini akan membawa pengunjung ke beberapa lokasi menarik di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), termasuk Plaza Seremoni dan Taman Kusuma Bangsa.
Walaupun dibuka untuk umum, jumlah pengunjung IKN dibatasi 300 orang per hari dan akan terus dievaluasi untuk disesuaikan selanjutnya. Masyarakat yang ingin berkunjung, dapat mendaftar melalui aplikasi “IKNOW” dan memperoleh tiket secara gratis. Adapun jam kunjungan ke IKN mulai 09.00 hingga 17.00 WITA.

