Indobursa Ramaikan Bursa CPO, Bappebti: RI Punya Peran Strategis dalam Penentuan Harga Komoditas Global
JAKARTA, investortrust.id – IX Indobursa Exchange meluncurkan bursa komoditi yang berfokus pada perdagangan komoditas strategis di Indonesia. Bursa ini akan berperan terutama sebagai referensi harga perdagangan minyak sawit mentah alias crude palm oil (CPO).
Indonesia, sebagai produsen CPO terbesar di dunia, memerlukan tata kelola dan mekanisme perdagangan yang efisien. Kehadiran IX Indobursa Exchange diharapkan dapat mendukung transparansi dan efektivitas dalam perdagangan komoditi di Indonesia.
Kepala Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka Komiditi (BAPPEBTI) Kasan mengatakan, pengenalan IX Indobursa Exchange merupakan salah satu langkah nyata dalam mewujudkan apa yang telah dicanangkan oleh pemerintah sejak tahun sebelumnya. Sebagai produsen CPO terbesar di dunia, Indonesia memiliki peran strategis dalam menentukan arah pasar komoditas global.
“Pemerintah akan terus berupaya menciptakan referensi harga yang transparan dan kredibel, khususnya di sektor industri CPO, guna memperkuat posisi Indonesia di pasar internasional,” katanya dalam keterangan resmi dikutip Kamis (10/10/2024).
Baca Juga
Indonesia Butuh Waktu 10 Tahun Bisa Produksi CPO 100 Juta Ton per Tahun
Direktur Utama IX Indobursa Exchange Agung Rihayanto mengatakan, bursa ini dirancang untuk mendukung transparansi dan efisiensi perdagangan komoditi strategis di Indonesia, terutama CPO.
“Kami berharap dapat menjadi referensi harga yang kredibel dan solusi dalam tata kelola perdagangan komoditi yang lebih baik," ujarnya.
Indobursa Exchange sambung Agung mengusung konsep kolaborasi sehat dengan berbagai pihak di industri kelapa sawit, mulai dari petani kecil hingga perusahaan besar. Dengan demikian, Indobursa tidak hanya menyediakan pasar yang terbuka bagi semua, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas produk dan efisiensi perdagangan.
“Peluncuran ini diharapkan akan menjadi permulaan bagi transformasi industri kelapa sawit Indonesia menuju perdagangan yang lebih modern, transparan, dan berkelanjutan,” tambahnya.
Baca Juga
Gapki: Aneh, Produktivitas Bunga Matahari Lebih Rendah, Tapi Jadi Pilihan Dibanding CPO
Sementara itu, Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia Budi Susanto menilai, peluncuran ini merupakan langkah besar menuju transparansi dan efisiensi dalam perdagangan komoditas, khususnya kelapa sawit, yang merupakan pilar penting dalam ekonomi Indonesia.
“Kami yakin bahwa dengan kehadiran IX Indobursa, kita akan melihat perkembangan signifikan dalam pengelolaan pasar komoditi yang lebih modern, inklusif, dan kompetitif,” ujarnya.
Sebagai informasi, Indobursa Exchange adalah bursa berjangka komoditas independen yang dimiliki oleh para pelaku komoditas fisik dan bekerjasama dengan PT Kliring Berjangka Indonesia anak usaha BUMN Danareksa Holding untuk proses kliring dan penyelesaian transaksinya.

