Mantap! Produksi Migas Capai Titik Tertinggi pada 17 Agustus 2024
JAKARTA, investortrust.id - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) melaporkan hasil produksi minyak dan gas bumi nasional pada Sabtu (17/8/2024) mencapai titik tertinggi sepanjang tahun ini.
Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas, Hudi Suryodipuro menyebutkan, produksi minyak di Hari Kemerdekaan tersebut mencapai 607.816 barel minyak per hari (BOPD), sedangkan untuk gas berada di angka 7.212 juta kaki kubik per hari (MMSCFD).
“Pencapaian ini menegaskan komitmen para pelaku industri hulu migas, termasuk seluruh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) untuk mencapai target yang telah ditetapkan Pemerintah dan mendukung ketahanan energi nasional,” kata Hudi dalam keterangan resmi, Selasa (20/8/2024).
Baca Juga
Hudi menerangkan, rekor produksi minyak dan gas tersebut menjadi momentum yang sudah ditunggu-tunggu sekaligus menjadi jawaban atas kekhawatiran bahwa produksi minyak dan gas akan terus turun.
Menurutnya, peningkatan produksi ini tidak terlepas dari berbagai upaya yang telah SKK Migas dan KKKS lakukan untuk menggenjot produksi minyak bumi, termasuk melalui optimalisasi sumur-sumur yang telah berproduksi.
Sebagai contohnya adalah melalui pengeboran lapisan baru pada lapangan migas yang sama (inflil clastic) seperti yang dilakukan oleh ExxonMobil Cepu Ltd di proyek Banyu Urip Infill Clastic (BUIC) serta realisasi salur gas yang meningkat kepada konsumen sehingga produksi gas dapat digenjot secara optimal.
Baca Juga
“Dampak positif dari masifnya pengeboran sumur pengembangan mulai memberikan hasil, dan kami optimistis produksi minyak yang menggembirakan ini dapat kami pertahankan hingga akhir tahun, mengingat saat ini kami terus menggenjot penyelesaian pemboran sumur pengembangan yang ditargetkan bisa mencapai 932 sumur hingga akhir 2024”, terang Hudi.
Selain mengoptimalkan pemanfaatan sumur-sumur yang telah beroperasi, Hudi menyampaikan bahwa SKK Migas dan KKKS juga terus berupaya untuk mengeksplorasi sumber-sumber migas baru.
Penemuan dua sumur gas dengan cadangan besar di Selat Makassar dan perairan utara Pulau Sumatera, disebutkan oleh Hudi, akan memperkuat industri hulu migas sebagai salah satu pilar ketahanan energi nasional.
Baca Juga
Luhut Kritik Sri Mulyani soal Kebijakan Fiskal di Hulu Migas, SKK Migas Bilang Begini
”Optimalisasi sumur-sumur yang telah ada serta penemuan sumur-sumur baru tersebut semakin menegaskan bahwa Indonesia masih memiliki potensi besar di sektor investasi migas. Kami terus bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan lain, termasuk pemerintah, untuk mempercepat pengembangan penemuan-penemuan tersebut agar dapat segera berproduksi,” ujarnya.

