Soal Tarif LRT Jabodebek, Kemenhub: Evaluasi Jalan Terus
JAKARTA, investortrust.id – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyampaikan, penyesuaian tarif perjalanan light rail transit (LRT) Jabodebek masih akan terus dievaluasi seiring dengan meningkatnya jumlah pengguna sekitar 15,2 juta orang.
Juru Bicara Kemenhub, Adita Irawati mengatakan, pihaknya masih akan terus memantau perkembangan volume penumpang hingga tarif perjalanan LRT Jabodebek. Namun, ia menyebutkan, penyesuaian tarif LRT teranyar belum ditetapkan dalam waktu dekat.
“Belum ada rencana untuk melakukan penyesuaian (tarif), tapi evaluasi tetap dilakukan,” kata Adita saat ditemui di Hotel Mandarin Oriental Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (19/8/2024).
Baca Juga
Soal Tarif LRT Jabodebek, KAI: Kami Akan Koordinasi dengan Kemenhub
Berdasarkan catatan investortrust.id, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI selaku operator LRT Jabodebek mengatakan, tarif perjalanan LRT telah disesuaikan dengan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 67 tahun 2023 tentang Tarif Angkutan Orang dengan Kereta Api Ringan (LRT) Terintegrasi Jabodebek untuk Melaksanakan Kewajiban Pelayanan Publik.
"Masalah tarif yang terkait dengan kereta-kereta public service obligation (PSO) itu pasti kami akan koordinasi dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (DJKA Kemenhub) karena itu terkait dengan subsidi,” ungkap Vice President Public Relations KAI, Anne Purba beberapa waktu lalu.
Sebagai gambaran, beleid tersebut telah menetapkan tarif normal untuk perjalanan LRT Jabodebek mulai 1 Juni 2024. Penyesuaian tarif ini dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai faktor, seperti jarak tempuh, waktu perjalanan, minat masyarakat, dan tingkat layanan.
KAI juga memantau peningkatan jumlah penumpang di LRT Jabodebek sejak awal diluncurkan Agustus tahun lalu.
“Sejak awal diluncurkan pada Agustus 2023 sampai Juli 2024, LRT Jabodebek telah berhasil mengangkut 15.275.593 penumpang. Tingginya volume tersebut juga menunjukan kereta perkotaan kini semakin menjadi solusi transportasi bagi masyarakat urban di wilayah Jabodebek,” papar Anne.
Baca Juga
Sempat Jeda Jelang HUT Ke-79 RI, WSBP Lanjutkan Suplai Proyek Jalan Tol IKN
Tarif LRT Jabodebek Agustus 2024
Tarif LRT menerapkan tarif maksimal dengan sistem tap-in dan tap-out
Pembayaran tiket dapat dilakukan melalui kartu uang elektronik (KUE) dan Kartu Multi Trip (KMT) yang bisa dibeli di stasiun-stasiun layanan KRL. Berikut adalah rincian tarif LRT Jabodebek per Agustus 2024:
1. Tarif LRT Jabodebek Hari Kerja
Tarif dasar: Rp 5.000 untuk satu kilometer pertama
Tarif tambahan: Rp 700 untuk setiap kilometer berikutnya
Tarif maksimal: Hari kerja di luar jam sibuk (Rp 10.000); Hari kerja di jam sibuk (Rp 20.000)
2. Tarif LRT Jabodebek Akhir Pekan dan Hari Libur Lainnya
Tarif dasar: Rp 5.000 untuk satu kilometer pertama
Tarif tambahan: Rp 700 untuk setiap kilometer berikutnya
Tarif maksimal: Rp 10.000.

