Tidak Memihak! Pemimpin AI Dinilai Lebih Baik dari Manusia
JAKARTA, investortrust.id - Sebuah studi mengungkapkan bahwa banyak orang percaya kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dapat menjadi pemimpin yang jauh lebih baik dibandingkan dengan manusia.
Sebuah studi dari perusahaan keamanan siber Kaspersky yang berjudul “Excitement, Superstition, and Great Security - How Global Consumers Engage with Digital World” mengungkapkan bahwa sepertiga responden (34%) percaya bahwa AI dapat menjadi pemimpin yang lebih baik daripada manusia karena sifatnya yang tidak memihak.
Kemudian, sebanyak 57% responden menyatakan siap menggunakan AI untuk menjalankan kehidupan sehari-hari mereka dengan lebih efisien, dan sebanyak 31% mengaku menggunakan AI untuk menemukan pasangan yang tepat di aplikasi kencan.
Studi tersebut juga mengungkapkan area lain tempat AI dapat berperan aktif adalah pendidikan. Sebanyak 47% memperkirakan anak-anak akan diajari melalui pengalaman virtual dan Metaverse dalam waktu dekat.
Sebanyak 50% responden percaya bahwa AI telah menjadi bagian yang tidak dapat dihindari dalam hidup mereka, dengan 43% memiliki pandangan positif terhadap potensinya untuk menghadirkan banyak peluang menarik dan meningkatkan masa depan bagi semua orang.
Baca Juga
Kaspersky: Industri Telekomunikasi Target Utama Serangan Siber
Dari seluruh responden, sebanyak 62% di antaranya mengakui bahwa AI memiliki kemampuan di area kreatif atau produsen karya seni yang kredibel.
AI juga dapat dianggap sebagai pendamping dan asisten yang dapat diandalkan dalam kehidupan sehari-hari. Sebanyak 57% menyatakan ingin menggunakan AI untuk menjalankan kehidupan sehari-hari mereka dengan lebih efisien.
Hampir separuh dari mereka yang disurvei atau 48% siap menggunakan chatbot AI untuk melakukan percakapan daring, dan sebanyak 31% akan menggunakannya untuk membantu mereka menemukan pasangan yang tepat di aplikasi kencan.
Faktanya, sebanyak 48% percaya bahwa hubungan manusia akan berubah karena dampak AI jika karakter virtual mulai menggantikan pasangan di dunia nyata.
Baca Juga
Bank Mayapada (MAYA) Milik Dato’ Sri Tahir Kantongi Peringkat idBBB dengan Prospek Stabil
Manajer Grup Pengembangan Riset di Kaspersky Vladislav Tushkanov mengatatakan ttudi ini meneliti peran AI mulai dari posisi manajemen di tempat kerja hingga membantu membuat keputusan penting dalam hidup. Hal ini tecermin dari banyaknya adopsi AI sebagai alat yang berharga, membantu orang-orang di berbagai bidang.
“Di luar aplikasi tradisional, seperti memproses dan menganalisis data, AI dipercayakan dengan peran pribadi yang lebih menarik, termasuk percintaan, pendidikan, dan pekerjaan. Seiring terus berkembangnya teknologi AI, potensinya untuk mendorong inovasi dan meningkatkan pengalaman manusia menjadi semakin mendalam,” katanya melalui keterangan resmi yang diterima oleh Investortrust pada Rabu (14/8/2024).
Namun, kemajuan ini juga membawa risiko yang tidak terduga dan ancaman canggih, mulai dari ketergantungan yang berlebihan, kepercayaan berlebih pada saran AI, hingga phishing yang dihasilkan AI, deepfake, dan pencurian identitas. "Inilah tantangan yang perlu kita atasi di berbagai level,” tegasnya.

