Singgung Soal Penggunaan Bibit Palsu, Wamentan: Bisa Rugi Sampai 30 Tahun!
JAKARTA, investortrust.id - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mendorong penggunaan bibit berkualitas dilakukan secara masif untuk mengoptimalkan peningkatan produksi dalam negeri.
Hal tersebut disampaikan Sudaryono saat meninjau fasilitas laboratorium Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Medan, Sumatera Utara.
Menurut Wamentan, BBPPTP Medan memiliki sumber daya manusia yang mumpuni, juga teknologi pengujian dan pengembangan bibit unggul yang adaptif terhadap berbagai cuaca. Karena itu, Wamentan berharap petani dan masyarakat terus diberi edukasi terkait pentingnya penggunaan bibit unggul.
Baca Juga
Wamentan Optimistis RI Swasembada Susu dan Daging Sapi, Inginkan Tak Perlu Impor Lagi
“Secara teknologi saya yakin mampu. Tinggal bagaimana kita memasifkan edukasi kepada masyarakat dan kepada petani yang menanam," ucap Sudaryono dalam keterangan tertulisnya, Senin (12/8/2024).
"Mereka harus mengakses bibit yang baik karena kalau menggunakan bibit palsu kerugiannya bisa 4 bulan. Bahkan kalau sawit itu ruginya bisa sampai 30 tahun," tambahnya.
Menurut Sudaryono, penjualan bibit palsu merupakan tindak kejahatan yang mengakibatkan petani rugi dan tidak bisa bertanam. Selain itu, dampak lainnya adalah mengakibatkan karut marutnya rantai pasok dan ekosistem usaha sawit.
Baca Juga
"Tolong belilah bibit yang bersertifikat. Karena bibit yang bersertifikat itu menentukan hasil. Saya lihat banyak juga yang jualan bibit palsu di toko-toko online. Itu beberapa sudah kita take down. Ada yang kita laporkan ke polisi. Jualan bibit palsu itu kejahatan karena merugikan orang," ungkapnya.
Lebih lanjut, Sudaryono mengatakan peningkatan produksi komoditas perkebunan unggulan dapat memiliki manfaat yang besar. Salah satunya adalah sawit, di mana pemerintah sudah me-launching program B35.
"Berkaitan dengan kemandirian pangan dan kemandirian energi, pemerintah sudah menetapkan B35. Dan nanti akan terus ditingkatkan," terang Sudaryono.
"Maka B35 dan seterusnya itu kan bahannya sebagian besar adalah sawit. Maka caranya selain menambah area tanam luasan kebun sawit kita. Berarti kan harus mencari, harus dibuat, harus ditanam bibit yang bagus," tandasnya.

