Produksi Beras Diproyeksi Meningkat, Bos Bapanas Waspadai Tren Penurunan Akhir Tahun
JAKARTA, investortrust.id - Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengungkapkan produksi beras dalam negeri mengalami peningkatan. Hal tersebut berdasarkan data Kerangka Sampel Area (KSA) dari Badan Pusat Statistik (BPS).
Berdasarkan data KSA BPS tersebut, Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi menyebutkan produksi beras pada Agustus dan September 2024 diproyeksikan akan naik sebesar 2,66 juta ton dan 2,96 juta ton. Angka ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan periode Juni dan Juli ini.
Meski terjadi peningkatan, Arief mewaspadai akhir tahun yang tinggal beberapa bulan lagi ini. Pasalnya, tren yang biasanya terjadi adalah penurunan jumlah produksi beras, dan menurutnya hal tersebut harus diantisipasi.
Baca Juga
"Tetapi yang harus kita waspadai bersama tren ini tidak pernah berubah di akhir tahun," ucap Arief dalam rapat koordinasi inflasi secara daring di YouTube Kemendagri, Senin (5/8/2024).
Oleh sebab itu, Arief pun meminta kepada Perum Bulog untuk segera menyiapkan cadangan beras pemerintah. Kemudian, melakukan penambahan serapan beras dalam negeri sebanyak 600.000 ton.
"Kalau kita lihat grafiknya demikian hari ini waktunya Bulog menyiapkan cadangan pangan pemerintah, mengeksekusi apa yang sudah kita rencanakan," ungkap mantan Plt Menteri Pertanian (Mentan) tersebut.
Baca Juga
Bapanas Sebut Potensi Penurunan Produksi Beras hingga 5 Juta Ton pada 2024
"Utamanya adalah penambahan serapan dalam negeri 600 ribu ton. Jadi nanti Pak deputi I Badan Pangan Nasional akan mendorong untuk serapan dalam negeri," tambah Arief.

