Menteri ESDM Ungkap Prospek Produksi Minyak Bumi, Potensi Tambahan 100.000 BOPD
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif, menyoroti realisasi produksi minyak bumi di Semester I 2024 yang tidak mencapai target, yakni hanya 578.000 barel minyak per hari (BOPD) dari target di APBN yang sebesar 635.000 BOPD.
Kendati demikian, Arifin mengungkapkan adanya prospek tambahan produksi minyak bumi dari enam lapangan. Dia menyebutkan, tambahan produksi minyak dari enam lapangan ini kurang lebih sekitar 100.000 BOPD.
“Mengenai prospek produksi minyak bumi, dalam jangka yang relatif pendek ini ada enam prospek yang mudah-mudahan bisa mulai berproduksi semuanya di tahun 2028. Jumlahnya kurang lebih 100.000 barel lebih sedikit,” kata Arifin di Kantor Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Jumat (2/8/2024).
Baca Juga
Pertamina Catat Kenaikan Produksi Minyak 8% Menjadi 566.000 BOPD Tahun 2023
Diterangkan oleh Arifin, di samping enam lapangan potensial tersebut, pihaknya juga sedang mengupayakan peningkatan recovery dari sumur-sumur yang ada.
“Jadi, kalau dulu recovery-nya itu kita biasanya hanya 30%, sekarang kita coba minta Pertamina untuk bisa meningkatkannya menjadi ke 50%,” papar pria 71 tahun tersebut.
Maka dari itu, Arifin melanjutkan, Pertamina nanti akan berkerja sama dengan perusahaan-perusahaan yang memang memiliki pengalaman dan teknologinya.
“Jadi, lebih sebulan lalu kita pergi ke China, dan China itu memang memiliki kemampuan untuk bisa mengangkat recoverynya itu di atas 50%. Jadi kita lagi memadukan supaya ini bisa ngangkat, dan kita harapkan nanti dari sini bisa ada tambahan lifting,” ujar Arifin.
Baca Juga
Produksi Minyak RI Sulit Digenjot, Dirjen Migas Ungkap Penyebabnya
Berikut adalah enam lapangan yang berpotensi menambah produksi minyak RI:
1. Lapangan Forel 10.000 BOPD on stream kuartal IV 2024
2. Lapangan Ande Ande Lumut 20.000 BOPD on strem kuartal I 2028
3. Lapangan Singa Laut Kuda Laut 20.313 BOPD on stream kuartal IV 2026
4. Lapangan OO-OX 2.996 BOPD on stream kuartal I 2026
5. Lapangan BUIC 19.206 BOPD on stream kuartal III 2024
6. Lapangan Hidayah 25.276 BOPD on stream kuartal I 2027

