Menteri Bahlil Blak-blakan ke Jokowi soal Kekurangan KIT Batang
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Investasi/ Kepala BKPM Bahlil Lahadila menyampaikan kekurangan Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Jawa Tengah di hadapan Presiden Joko Widodo. Dia menyebut kekurangan kawasan industri ini adalah pelabuhan.
“Hanya kurang satu saja, Pak. Pelabuhan kita,” kata Bahlil saat peresmian KIT Batang, Jumat (26/7/2024).
Baca Juga
Menteri Bahlil Sebut KIT Batang Awalnya Dibangun dengan Intuisi
Bahlil mengatakan, saat ini PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) (Persero) telah melakukan tender. Namun, kata dia, tender hanya untuk pemecah ombak dan alurnya saja.
"Nanti Pak Presiden akan memberikan oleh-oleh kepada seluruh investor yang ada di dalam ruangan ini khususnya pengelolaan KIT Batang, saya yakin kalau Pak Presiden datang maka seluruh pelabuhan akan selesai,” ujar dia.
Bahlil mengatakan telah menyelesaikan masalah tarif gas untuk pasokan energi KCC Glass. Dia mengatakan persoalan itu telah diselesaikan dengan Menteri ESDM Arifin Tasrif.
“Terima kasih Pak Arifin, abang saya, yang sudah memberikan gas US$ 6 karena KCC itu terjadi karena Pak Arifin tekan-tekan PGN,” kata dia.
Bahlil mengatakan LG Group akan memproduksi katoda KIT Batang pada September 2024. Untuk prekursor smelter, kata dia, dari Maluku Utara. “Kemudian battery cell di Karawang, jadi jangan semua di Maluku,” kata dia.
Meski memiliki industri tingkat tinggi, KIT Batang juga akan mewadahi UMKM. Bahlil mengatakan UMKM ini merupakan milik Pemda Batang.
Diberitakan, Presiden Jokowi meresmikan Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Jawa Tengah (Jateng), Jumat (26/7/2024). Jokowi menyebut investasi yang masuk di KIT Batang sudah mencapai Rp 14 triliun dengan 19.000 pekerja.
Baca Juga
Jokowi Buka-bukaan Alasan Bangun KIT Batang di Tengah Pandemi Covid-19
Dengan capaian ini, dia meminta kepada Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Investasi/BKPM Bahlil Lahadalia, dan jajaran menteri di Kabinet Indonesia Maju, serta direksi KIT Batang untuk aktif memasarkan kawasan ini. Ini karena beberapa perusahaan akan mulai aktif beroperasi.

