Menperin Ungkap Peluang Wirausaha Industri Topang Pertumbuhan Ekonomi Nasional
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyebutkan pelaku usaha, termasuk sektor industri kecil dan menengah (IKM), berperan penting untuk menciptakan peningkatan nilai tambah bahan baku dalam negeri hingga penciptaan lapangan kerja.
Oleh sebab itu, Menperin Agus mengatakan, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berupaya aktif menumbuhkan wirausaha industri baru untuk menopang pertumbuhan ekonomi nasional.
Baca Juga
Ekspor Capai US$ 91,65 M, Menperin: Manufaktur Tulang Punggung Ekonomi Nasional
“Wirausaha industri memiliki peran yang sangat vital dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan menciptakan nilai tambah,” ucapnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (24/7/2024).
Pelaku usaha tidak hanya menciptakan peluang bisnis, menurut dia, tetapi ikut berperan dalam menciptakan lingkungan usaha yang dinamis dan produktif.
Apalagi, sektor IKM sedang tren tumbuh dengan jumlah yang terus bertambah setiap tahun. Saat ini, jumlah IKM tercatat sebanyak 4,4 juta unit usaha atau sebagai mayoritas yang mencapai 99,7% dari total unit usaha industri di Indonesia.
“Sektor ini telah mampu menyerap tenaga kerja hingga 12,39 juta orang atau 66,25 persen dari total tenaga kerja di sektor industri,” ungkapnya.
Baca Juga
Kemenperin Ungkap 11 Ribu Karyawan Tekstil Di-PHK Sejak Permendag 8/2024 Dilansir
Jumlah tersebut membuktikan bahwa penumbuhan dan pemberdayaan IKM memiliki dampak luas yang positif, termasuk dalam upaya pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten.
Hal senada disampaikan oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin Masrokhan bahwa pengembangan wirausaha industri terbukti mampu meningkatkan daya saing SDM Indonesia.
“Sebab, wirausaha industri membawa semangat inovasi, kreativitas, dan adaptasi terhadap perubahan pasar yang cepat seperti saat ini di era digitalisasi atau industri 4.0,” tambah Masrokhan.
