Sambut Program Makan Bergizi Gratis, Kadin Siapkan Ini
JAKARTA, investortrust.id - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Arsjad Rasjid memberikan komentar soal program makan bergizi gratis inisiasi Presiden dan Wakil Presiden (Wapres) terpilih, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Diungkapnya Kadin menyambut positif rencana implementasi program tersebut dan optimistis pemerintah ke dapan bakal melibatkan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
Tidak mau ketinggalan, Arsjad mengungkap Kadin juga mengupayakan diri untuk dapat berkontribusi positif dalam bergulirnya program tersebut. Menurutnya, Kadin tengah menyiapkan lembaga gizi dan nutrisi untuk mendukung implementasi program makan bergizi gratis.
"Yang kami lakukan sekarang adalah saling bekerja sama melakukan pilot project, karena kita mesti pastikan Pak Prabowo menginginkan yang paling utama safety, supaya jangan sampai ada keracunan dan lain-lain," ungkapnya saat ditemui di Gedung Smesco Indonesia, Jakarta, Rabu (24/7/2024).
Baca Juga
Sudrajad Djiwandono: Saya Lebih Dukung Makan Siang Bergizi daripada IKN, Tapi…
Ia mengatakan Kadin tengah aktif melakukan pilot project program makan bergizi gratis di sejumlah wilayah. Ia berharap pilot project yang tengah berjalan dapat membantu pemerintah terpilih untuk merumuskan strategi penerapan program makan bergizi gratis yang lebih optimal.
"Pastinya nanti (program makan bergizi gratis) akan dilakukan oleh pemerintah selanjutnya," sambungnya.
Sebelumnya, Wapres terpilih Gibran Rakabuming Raka menguji coba program makan bergizi gratis di SDN Sentul 02 dan 03, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (23/7/2024) kemarin. Makan bergizi gratis yang diuji coba Gibran seharga Rp 14.900 per porsi.
Baca Juga
Cak Imin Pastikan Mukernas PKB Bahas Makan Bergizi Gratis Prabowo-Gibran
Ia memastikan anggaran program makan bergizi gratis tidak dikurangi bahkan disebut hanya sekitar Rp 7.500 per porsi. Gibran menekankan, makan bergizi gratis merupakan program untuk membangun generasi penerus bangsa.
Menurutnya, program ini akan terus diuji coba hingga Oktober 2024 menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden periode 2024-2029. Selama tahapan uji coba, pelaksanaan makan bergizi gratis ini dilakukan dengan berbagai skema, hingga nanti akhirnya ditentukan skema yang dianggap paling efektif.
Baca Juga
Gibran Uji Coba Makan Bergizi Gratis di Sentul, Harganya Rp 14.900 per Porsi
Berbagai skema itu, mulai dari memanfaatkan UMKM, warung-warung kecil, warteg, hingga katering kecil dalam pengadaan makanannya.
"Jadi nanti kalau ada yang kurang, ada yang perlu dievaluasi, segera kita blow up, kita sampai bulan Oktober akan mencoba berbagai skema," kata Gibran, dikutip dari Antara.
