Jokowi Umumkan Indonesia Ekspor Listrik ke Papua Nugini
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan Indonesia telah resmi melakukan ekspor listrik ke Papua Nugini. Hal itu disampaikan Jokowi usai melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri (PM) Papua Nugini James Marape di Istana Kepresidenan, Bogor, Senin (15/7/2024).
Disampaikan oleh Jokowi, ekspor listrik yang akan dilakukan oleh PT PLN (Persero) tersebut akan menyasar perbatasan Skouw, Papua dan Desa Wutung di Papua Nugini.
Baca Juga
“Terkait pembangunan jaringan listrik oleh PLN di perbatasan Skouw dan Wutung, saya dapat sampaikan bahwa kerja sama ini dimulai hari ini dan listrik sudah menyala di Wutung hari ini,” kata Jokowi, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Senin (15/7/2024).
Diketahui, secara keseluruhan Sistem Jayapura memiliki Daya Mampu 149,87 MW. Saat ini tercatat, beban puncak Jayapura mencapai 96,56 MW, dengan cadangan daya atau reserve margin sebesar 55,2 MW atau 53,31%.
Selain ekspor listrik tersebut, Jokowi menyebut Indonesia juga berkomitmen untuk mendukung pembangunan Papua Nugini dan negara pasifik lainnya, di mana berbagai program hibah telah dilakukan dan masih terus berjalan.
“Seperti di antaranya pembangunan rumah sakit di Port Moresby dan pembangunan fasilitas publik yang dilakukan di West Sepik,” kata Jokowi.
Baca Juga
Terkait dengan kerja sama di kawasan Pasifik, Jokowi mengatakan Papua Nugini sebagai tetangga dekat dan mitra strategis Indonesia. Untuk itu, Kepala Negara sangat mengapresiasi kerja sama yang dilakukan dengan Papua Nugini.
“Indonesia mengapresiasi dan terus mengharapkan dukungan Papua Nugini dalam meningkatkan kerja sama dengan Pasifik,” tegas Jokowi.

