Lanjutkan Langkah Jokowi, Prabowo Berencana Kunjungi Papua Nugini
JAKARTA, investortrust.id — Menteri Pertahanan (Menhan) yang juga presiden terpilih Prabowo Subianto berencana mengunjungi Papua Nugini seusai dilantik sebagai presiden pada 20 Oktober 2024 mendatang. Rencana kunjungan ini dilakukan Prabowo untuk melanjutkan hubungan baik kedua negara yang sudah berjalan di era Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Prabowo menyampaikan hal tersebut seusai menerima kunjungan Perdana Menteri Papua Nugini James Marape beserta rombongan di Kementerian Pertahanan (Kementan), Senin (15/7/2024).
“Salah satu tindakan saya nanti, antara lain juga saya akan di awal pemerintahan saya, saya akan berkunjung ke Papua Nugini,” kata yang Prabowo
Baca Juga
Jokowi dan PM Papua Nugini Bahas Kerja Sama Bilateral dan Kawasan Pasifik
“Beliau sangat ingin memelihara hubungan yang dekat sama Indonesia dan saya juga demikian. Saya ingin melanjutkan kebijakan-kebijakan Presiden Joko Widodo dan mereka sangat gembira,” kata Prabowo menambahkan.
Prabowo mengatakan Jokowi membangun hubungan yang baik dengan negara-negara tetangga. Bahkan, terdapat banyak bidang kerja sama yang dapat dipererat ke depannya.
“Hubungan Pak Joko Widodo sama tetangga-tetangga kita sangat baik. Presiden Joko Widodo baru saja berkunjung ke PNG. Saya juga berjanji akan segera berkunjung. Banyak bidang yang kita bisa lanjutkan kerja sama. Mereka bertekad untuk bekerja sama dengan kita,” tegas Prabowo.
Papua Nugini juga dianggap Prabowo memiliki filosofi hidup bernegara yang sama dengan Indonesia, yakni saling menghormati semua kekuatan yang dimiliki negara masing-masing.
“Kita ingin memelihara hubungan yang baik. Mereka juga punya filosofi yang sama dengan kita. Mereka ingin menghormati semua negara, semua kekuatan. Kita punya pandangan hampir sama, menghormati semua negara,” kata Prabowo.
Dalam pertemuan ini, Prabowo dan PM James Marape membahas berbagai isu. Prabowo mengaku terhormat dengan kunjungan PM James.
"Beliau datang karena saya memang selain menteri pertahanan, saya presiden terpilih. Jadi, beliau ingin kenalan, tapi juga ingin memberi penghormatan. Saya kira ini penghormatan yang sangat baik,” ujar Prabowo.
Pada kesempatan ini, Prabowo dan James membahas tentang hubungan kerja sama antara Indonesia dan Papua Nugini yang akan terus ditingkatkan, khususnya di bidang pendidikan.
"Saya sudah menawarkan sejak tahun lalu untuk lembaga pendidikan di TNI terbuka untuk pemuda-pemudi dari PNG, perwira-perwira muda mereka, taruna-taruna mereka, kami undang. Sekarang sudah dari Timor Timur di Akmil Magelang. Juga untuk Universitas Pertahanan kami juga membuka kesempatan untuk mereka. Mereka sangat menghargai," ungkap Prabowo.
“Pokoknya kita ingin memelihara hubungan yang baik. Mereka juga mempunyai filosofi yang sama dengan kita. Mereka ingin menghormati semua negara, semua kekuatan. Kita punya pandangan hampir sama menghormati semua negara,” tambah Prabowo.
Terkait pembahasan kerja sama sama pertahanan di perbatasan, Prabowo mengungkapkan hubungan Indonesia dan Papua Nugini sangat baik.
"Kerja sama kita sangat baik dan kita harus tahu banyak sekali warga yang di perbatasan itu berada di kedua bagian dari perbatasan. Mereka sangat menghormati kedaulatan kita," tegas Prabowo.
Baca Juga
Dapat Listrik dari Indonesia, PM Papua Nugini Tawarkan Kerja Sama Ini
Di akhir pertemuan, keduanya juga menyempatkan berfoto bersama sembari bertukar cendera mata. James memberi kendang tradisional Papua Nugini ke Prabowo. Sebaliknya, Prabowo memberi cendera mata berupa Keris.
Prabowo kemudian mengantar James hingga masuk ke dalam mobilnya seraya keduanya berpamitan dan mengucapkan terima kasih.

