MRT Jakarta Akan Groundbreaking Fase 3 pada Agustus 2024
JAKARTA, investortrust.id – PT MRT Jakarta (Perseroda) menyampaikan komitmen untuk melakukan groundbreaking MRT Jakarta Fase 3 (East-West Line) Tahap 1 Fase 1 pada bulan Agustus 2024. Di mana, Fase 3 ini bakal menghubungkan Cikarang – Balaraja.
Direktur Utama MRT Jakarta, Tuhiyat menyatakan, pihaknya masih menunggu waktu yang tepat untuk meresmikan groundbreaking tersebut karena beberapa faktor, salah satunya agenda nasional seperti Upacara Kemerdekaan RI ke-79.
“Iya, kita rencananya (groundbreaking) akhir Agustus. Melihat situasi kalau tanggalnya ya, karena kita kan ada upacara (17 Agustus 2024). Mungkin pemerintah akan upacara di IKN (Ibu Kota Nusantara) dan sebagainya,” kata Tuhiyat saat ditemui di Kantor MRT Jakarta, Wisma Nusantara Lt. 22, Jakarta, Kamis (11/7/2024).
Baca Juga
Kelanjutan Proyek MRT Fase 4, Dirut: Kami Tunggu Kepastian Investor Korsel
Sebagai gambaran, proyek pembangunan MRT Jakarta East-West Line ini mendapat pinjaman dari Negeri Sakura (Jepang) sebesar ¥140,69 miliar atau Rp 14,49 triliun (asumsi Kurs Rp 103/¥). Di mana, pinjaman tersebut merupakan hasil dari penandatanganan Perjanjian Pinjaman Lunak Official Development Assistance antara pemerintah Indonesia dan pemerintah Jepang pada 13 Mei 2024.
Adapun investasi triliunan tersebut untuk menggarap MRT Jakarta Fase East-West Line Tahap 1 Fase 1 rute Tomang-Medan Satria.
Tarif bunga yang dikenakan dalam pinjaman tersebut sekitar 0,3% per tahun, termasuk 0,2% per tahun untuk konsultan. Kemudian, rentang masa pengembaliannya 40 tahun dengan masa tenggang kurang lebih 10 tahun.
Baca Juga
Jokowi Mendadak Turun dari Mobil Kepresidenan, Cek Jalan Rusak di Lampung Selatan
“Total Rp 14 triliun itu nanti pinjamannya ditanggung oleh Pemprov DKI 51% lewat APBD, 49% ditanggung pemerintah pusat lewat APBN. Pengembaliannya yang 49% itu dihibahkan ke DKI, jadi DKI full dapat dari pusat, kemudian dia (Pemprov DKI) sendiri menanggung 51%,” ucap Tuhiyat.
Sebagai informasi, pembangunan proyek MRT Jakarta Fase 3 ini ditargetkan rampung dan beroperasi pada tahun 2031. Proyek Fase 1 Tahap 1 ini akan mencakup rute Medan Satria-Tomang dan Rorotan sepanjang 30,4 kilometer (km). Rencananya, rute ini akan memiliki sekitar 21 stasiun, yang terdiri dari 13 stasiun elevated dan 8 stasiun bawah tanah.
Lebih lanjut, pada Fase 2 Tahap 2 pembangunan rute Tomang - Kembangan akan berlangsung sepanjang 9,2 km. Di mana, rute ini akan ada 6 stasiun elevated.
Pembangunan Fase 2 tersebut nantinya akan mencakup Kembangan - Balaraja sepanjang 29,9 km dengan 14 stasiun elevated dan Medan Satria - Cikarang sepanjang 20 km dengan 7 stasiun elevated.

