KAI Targetkan Modifikasi 60 Kereta Ekonomi Tahun 2024, Cek Perbedaannya
JAKARTA, investortrust.id - PT Kereta Api Indonesia (Persero) KAI akan mengubah sebanyak 60 kereta ekonomi kursi tegak berhadapan menjadi kereta ekonomi new generation versi modifikasi hingga akhir tahun 2024.
VP Public Relations KAI, Anne Purba menyampaikan, hingga awal Juli 2024, terdapat sebanyak 24 kereta yang telah dimodifikasi. Selain itu, sebanyak 52 kereta lainnya akan mengalami modifikasi serupa pada tahun 2025.
“KAI akan mengoperasikan kereta ekonomi new generation versi modifikasi pada KA (221A) Jaka Tingkir. Kereta relasi dari Purwosari hingga Pasar Senen mulai 25 Juli 2024 dan KA (222A) Jaka Tingkir relasi Pasar Senen – Purwosari mulai 26 Juli 2024,” tulis Anne dalam keterangan tertulis, Rabu (10/7/2024).
Baca Juga
Anne menyampaikan, upgrade kereta kelas ekonomi tersebut menggantikan jenis kursi berhadapan menjadi kereta ekonomi new generation versi modifikasi dengan 72 tempat duduk.
“Kursi pada kereta ekonomi new generation sudah berjenis captain seat yang akan meningkatkan kenyamanan pelanggan dengan waktu tempuh yang panjang,” terang dia.
Lebih lanjut, Anne bilang, dengan memiliki desain kursi yang ergonomis dilengkapi fitur pengatur kemiringan (reclining) dan bisa disesuaikan searah laju KA ataupun berhadapan (revolving).
Baca Juga
KAI Usulkan PMN Rp 1,8 Triliun, Berikut Tujuan Penggunaan Dananya
“Peningkatan pelayanan pada KA kelas ekonomi ini adalah wujud komitmen KAI dalam mendengarkan kebutuhan dan masukan dari para pelanggan, untuk dapat terus meningkatkan pelayanan dan customer experience. Sehingga tetap relevan dan adaptif dengan perkembangan zaman dan profil pelanggan,” tambah Anne.
Selain pada kursi, kata Anne, kereta ekonomi new generation versi modifikasi ini juga dilakukan pada interior kereta dengan ditambahkan Public Information Display System (PIDS) yang dapat menampilkan jam dan suhu di dalam kabin kereta.
Interior kereta juga dimodifikasi menyerupai kereta eksekutif seperti bentuk bagasi dan nuansa interior yang lebih cerah, dengan sentuhan aksen kayu pada bagian jendela yang memberikan kesan klasik dan elegan.
“Tak hanya itu, modifikasi juga dilakukan pada toilet dengan penggunaan toilet duduk dilengkapi wastafel dan hand dryer. Selain itu tersedia tempat ibadah di kereta restorasi,” ungkap dia. (CR-5)

