Colliers Indonesia Ungkap Penjualan Apartemen Melambat
JAKARTA, investortrust.id – Colliers Indonesia, konsultan properti ternama di Tanah Air, mencatatkan penjualan apartemen sepanjang kuartal II-2024 sebanyak 330 unit. Hampir seluruh apartemen terjual berasal dari proyek apartemen yang sudah jadi.
Head of Research Colliers Indonesia Ferry Salanto mengatakan, lebih dari 50% penjualan apartemen tersebut didominasi oleh proyek-proyek yang sudah beroperasi alias non-under construction.
“Proyek-proyek (apartemen) yang sudah real, sudah jadi, sudah bisa dilihat penjualannya lebih tinggi, dibandingkan proyek-proyek yang under construction ataupun yang dalam tahap launching,” kata Ferry dalam virtual media briefing Property Market Outlook Q2 2024 melalui Zoom meeting, Rabu (3/7/2024).
Baca Juga
Disebut Penting, Ini Sejumlah Keuntungan Properti yang Bersertifikat Hijau
Selain itu, dia mengatakan, tidak akan ada apartemen baru yang rampung pada Kuartal II-2024. Sedangkan total pasok total apartemen tetap berada di angka 226.815 pada semester I-2024. Sedangkan sembilan proyek apartemen dengan total 4.828 unit akan rampung hingga akhir tahun 2024 yang terkonsentrasi di Cilandak, Jakarta Selatan.
“Faktor utama konsumen memilih apartemen sudah jadi adalah kepercayaan dari konsumen untuk membeli proyek yang sudah kelihatan jadi dan adanya momentum insentif PPN yang akan segera berakhir,” tandas Ferry.
Perihal insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) yang dapat mendorong penjualan hunian tersebut, menurut Ferry, masyarakat Indonesia memiliki kebiasaan untuk membeli produk di menit-menit akhir apabila ada diskon harga.
Baca Juga
Berakhir Bulan Ini, Pemerintah Evaluasi Kelanjutkan Insentif PPN Pembelian Properti
“PPN DTP di kuarta II ini kan sudah berakhir, artinya diskonnya tidak lagi 100% dan kuartal III sudah masuk tahap diskonnya hanya 50%. Kita lihat bahwa memang orang Indonesia ini memang kebanyakan selalu memanfaatkan momentum "last minute", jadi kemungkinan dia transaksi itu bisa saja nanti terjadi di akhir-akhir kuartal ini,” papar dia.
Berdasarkan riset Colliers Indonesia mengungkapkan bahwa harga rata-rata apartemen di Jakarta stabil di angka Rp 35,6 juta/m2. Kenaikan harga apartemen tidak signifikan hanya sekitar 2-3%.
“Kalau lihat rata-rata angka di sini kayak tahun 2023-2024 itu memang kita nyaris tidak melihat perbedaan harga yang signifikan, secara rata-rata untuk semua kelas apartemen harganya di Rp 35,6 juta/m2 untuk seluruh Jakarta,” papar Ferry.

