DKI Jakarta Provinsi dengan Proporsi UTP Urban Farming Terbesar di Indonesia, Kok Bisa?
JAKARTA, Investortrust.id - Berdasar rilis yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), DKI Jakarta menjadi provinsi dengan proporsi unit usaha pertanian perorangan (UTP) urban farming terbesar di Indonesia. Provinsi DKI Jakarta memiliki proporsi 1,48% UTP urban farming dari total UTP yang dimiliki wilayah ibu kota tersebut.
Disampaikan Sekretaris Utama BPS Atqo Mardiyanto dalam Diseminasi Hasil Sensus Pertanian Tahun 2023 (ST2023) Tahap 1 di Ballroom Ritz-Cartlon, Jakarta, Senin (04/12/2023), UTP Urban Farming adalah UTP di daerah perkotaan yang mengusahakan pertanian di lahan terbatas yang sebagian besar media tanamnya tidak di permukaan tanah, serta menggunakan teknologi hidroponik, aquaponic, vertikultur dan lain-lain.
Keterbatasan lahan di DKI Jakarta, mendorong para pelaku UTP menggunakan media tanam non permukaan tanah. Di sisi lain, alasan keterbatasan lahan pula yang membuat jumlah pelaku UTP di provinsi ini juga tidak sebesar pelaku UTP di provinsi lain yang masih memiliki ketersediaan lahan yang besar.
Baca Juga
Melansir data hasil sensus BPS, DKI Jakarta merupakan provinsi dengan jumlah pelaku unit usaha pertanian perorangan (UTP) paling sedikit yaitu 13.416 unit atau 0,05% dari agregat UTP nasional. Dari 13.416 unit tersebut, sebanyak 199 unit (1,48%) merupakan UTP urban farming. Maka bisa dimaklumi, jika proporsi UTP urban farming di DKI Jakarta menjadi yang terbesar dibanding provinsi lainnya.
"DKI Jakarta, jadi provinsi dengan proporsi UTP urban farming terbesar di Indonesia. Ini bisa kita pahami, kenapa porsi urban farming terbesar ada di DKI Jakarta," terang Atqo Mardiyanto.
Proporsi tersebut bahkan melebihi Provinsi Jawa Barat yang memiliki UTP urban farming terbanyak secara nasional.
Provinsi Jawa Barat memiliki UTP urban farming terbanyak dengan 3.231 unit. Namun jika dibandingkan UTP provinsi tersebut yang sebanyak 3.292.120 unit, proporsinya menjadi hanya 0,09%. Lebih kecil dibandingkan dengan DKI Jakarta.
Baca Juga
Hasil ST2023 menunjukkan jumlah UTP urban farming di Indonesia sebanyak 13.019 unit. UTP urban farming sejatinya dapat menjadi alternatif budi daya atau cocok tanam di tengah keterbatasan lahan pertanian di sejumlah wilayah Indonesia.
Jumlah UTP Urban Farming paling sedikit yang terdata ada di Provinsi Papua Pegunungan, dengan hanya 1 unit.
"Mungkin (UTP urban farming) belum berkembang di sana. Karena lahan di sana tersedia luas," ujar Atqo Mardiyanto. (CR-1)

