Berkat Program BRInita, Warga Rawa Barat Kembangkan Urban Farming Produktif
Jakarta, investortrust.id – Siapa menyangka di balik perkampungan padat penduduk dan megahnya deretan gedung pencakar langit di Jakarta, terdapat kegiatan urban farming. Pertanian di tengah perkotaan itu bisa dijumpai di wilayah Gang Rengas V RT 02 RW 02 Kelurahan Rawa Barat, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Cerita menarik bisa digali dari Kelompok PKK di wilayah RW 02 tersebut yang sukses membuat lingkungan lebih asri sekaligus memberdayakan masyarakatnya lewat kegiatan produktif. Didukung program BRI Peduli Bertani di Kota (BRInita), kelompok PKK Rawa Barat memanfaatkan lahan sempit dengan melakukan budi daya tanaman hidroponik dan ikan nila.
Baca Juga
Kampung Palm Eco Green Village Malang, Makin Asri Berkat Program BRInita
Terbatasnya lahan tidak menjadi kendala warga untuk mengembangkan urban farming secara produktif. Lahan yang ada seperti pekarangan rumah warga dimanfaatkan untuk budi daya tanaman hidroponik yang membuat lingkungan jadi lebih asri. Lebih dari itu, hasil panen berbagai macam sayuran seperti kangkung, sawi, dan nanas juga dimanfaatkan untuk kebutuhan warga.
Salah satu warga yang terlibat aktif dalam kegiatan kelompok PKK ini adalah Hj Eni yang mengaku sangat terbantu oleh dukungan BRI dalam budi daya tanaman hidroponik di wilayah mereka. “Jadi kalau lagi panen, hasilnya kita bagi-bagi bersama warga di daerah sini. Sebagian lagi kadang kita makan bersama,” ungkapnya.
Tak hanya untuk memenuhi kebutuhan warga, Hasana yang juga tergabung dalam kelompok budidaya ini menyebutkan, hasil panen sayuran hidroponik tersebut dapat dijual. “Nanti hasilnya untuk kas PKK RW, PKK Kelurahan, jadi bisa untuk menambah pemasukan kita,” imbuhnya.
Budi Daya Ikan Nila
Selain tanaman hidroponik, BRI juga memberikan bantuan program budi daya ikan nila bagi anggota PKK RW 02. Hasil dari budi daya ikan ini juga dinikmati oleh masyarakat sekitar atau diolah dan dijual dalam bentuk pempek dan bakso ikan.
“Kalau ikan nila sudah kita olah menjadi pempek. Nantinya juga akan kita kembangkan seperti jadi siomay dan camilan anak-anak seperti nugget. Kemudian kalau sudah selesai diolah dan diproduksi, ikan-ikan nila segar ini dapat dikonsumsi keluarga kita,” jelas Dyah Untari, salah satu anggota PKK RW 02.
Baca Juga
Berkat Program BRInita, Teh Herbal Menjadi Produk Unggulan Warga Semarang
“Manfaat yang kita dapatkan dari budi daya ini dapat mengurangi pengeluaran rumah tangga kita. Selain itu juga menambah gizi baik untuk anak-anak dan keluarga,” ujarnya.
Program BRInita yang diusung oleh BRI tersebut menjadi kontribusi nyata BRI kepada masyarakat melalui Regional Office BRI Jakarta II, bekerja sama dengan pemerintah setempat untuk memberdayakan kelompok PKK di wilayah RW 02 Rawa Barat.
Langkah tersebut merupakan upaya BRI selalu hadir di tengah masyarakat dan terus mendorong terciptanya pertumbuhan lingkungan yang sehat dan membantu mendorong ekonomi masyarakat. Terbatasnya lahan yang ada membuat sistem hidroponik dianggap sebagai metode paling baik yang digunakan, selain ternak ikan nila di dalam wadah kecil.
Baca Juga
Lewat BRInita, “Urban Farming” Jadi Cara Baru Pertanian Lahan Sempit di Jayapura
Pada kesempatan terpisah, Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto mengungkapkan, BRI terus mewujudkan komitmen tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan menyalurkan program-program yang secara yang secara nyata dapat mendorong perbaikan ekosistem lingkungan. Program BRInita menjadi merupakan salah komitmen nyata BRI bagi pelestarian lingkungan di tengah kota yang memanfaatkan lahan sempit di wilayah padat pemukiman.
“Program ini tidak hanya di satu titik, tetapi terdapat di 21 titik di Indonesia. Ini adalah bukti komitmen nyata peran BRI tidak hanya economic value semata, namun juga di saat bersamaan BRI menciptakan social value bagi masyarakat Indonesia,” tegas Catur.

