Bisnis Pariwisata Global Telah Pulih 98% Pascapandemi
JAKARTA, investortrust.id - Executive Director UN Tourism, Natalia Bayona mengatakan, sektor pariwisata merupakan sektor ekonomi yang paling resilient dan telah 98% pulih dari pelemahan pasca-pandemi Covid-19. Beberapa negara yang telah benar-benar bangkit adalah Timur Tengah.
“Timur Tengah telah melampaui angka tersebut. Mereka telah berkembang cukup pesat dalam pariwisata,” ujar Natalia kepada investortrust.id di tengah acara International Tourism Investment Forum 2024 di Swissotel PIK Avenue, Jakarta, Rabu (5/6/2024).
Menurut Natalia, negara Asia Pasifik telah 64% pulih. Sementara Eropa telah menyumbang 55% dari pariwisata global.
“Namun perlu kita pahami, tentu saja kawasan terakhir yang dibuka perbatasannya adalah Asia-Pasifik. Jadi itu bagus pada akhirnya. Pemulihannya bagus. Pekerjaannya bagus. Investasinya berjalan baik,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa hal yang menjadi tantangan utama dalam memulihkan sektor pariwisata adalah bagaimana mempertahankan investasi dan pertumbuhan. Sebab, usai pandemi selesai terdapat tensi geopolitik yang juga turut memengaruhi industri pariwisata.
“Ketika Anda mengalami ketegangan geopolitik, hal itu tidak membantu meningkatkan keamanan, dan tanpa keamanan, Anda tidak dapat berbicara tentang pariwisata,” paparnya.
Itulah sebabnya, kata Natalia, dibutuhkan banyak diplomasi untuk mempertahankan investasi. Sehingga, hal yang dilakukan oleh UN Tourism sejalan dengan hal tersebut. Melalui pariwisata, jendela dan kesempatan baru dapat terbuka.
“Dan bagian dari peran UN Tourism adalah membantu melalui dialog, membantu negara-negara mengembangkan sektor pariwisata. Dan kita dapat melakukan hal tersebut melalui pengembangan industri pariwisata, yang merupakan cara untuk menjamin adanya kesejahteraan, pertumbuhan ekonomi, dan keberlanjutan sosial,” pungkas Natalia.
Baca Juga
Menkeu: Sektor Pariwisata Bisa Jadi Andalan Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8%

